Pembagian dan Perkalian Bilangan Bulat beserta Contohnya

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kamu yang sudah duduk di bangku kelas 3 SD pasti sudah paham betul akan operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat. Namun, sudahkah kamu paham akan operasi pembagian dan perkalian bilangan bulat?
Operasi Pembagian dan Perkalian Bilangan Bulat
Sebelum mempelajari operasi pembagian, ada baiknya untuk terlebih dahulu mempelajari perkalian.
Dikutip dari buku Mengenal Bilangan Bulat dan Operasinya, Arif Muhsin, (2012:14), operasi perkalian umumnya disimbolkan dengan tanda silang (×) atau tanda titik (∙). Konsep perkalian pada dasarnya berasal dari operasi penjumlahan yang sifatnya berulang kali.
Sifat-sifat Operasi Perkalian Bilangan Bulat
Apabila a adalah bilangan bulat positif, maka a>0. Namun, apabila a adalah bilangan bulat negatif, maka a<0. Berikut ini adalah sifat-sifat operasi perkalian bilangan bulat:
Tertutup >>> jika a dan b adalah bilangan bulat, maka a x b akan menghasilkan bilangan bulat juga
Komutatif (pertukaran) >>> a x b = b x a
Asosiatif (pengelompokkan) >>> a x (b x c) = (a x b) x c
Bilangan 1 sebagai unsur identitas >>> a x 1 = 1 x a = a
Jika dikalikan dengan bilangan 0, maka hasilnya akan 0 >>> a x 0 = 0 x a = 0
Distributif untuk operasi penjumlahan dan pengurangan >>>
a x (b + c) = (a x b) + (a x c)
a x (b-c) = (a x b) - (a x c)
Nah, lawan dari operasi perkalian adalah operasi pembagian, yang umumnya disimbolkan dengan tanda titik dua (÷ atau :) atau tanda garis miring (/). Berbeda dengan perkalian, konsep pembagian pada dasarnya berasal dari pengurangan yang sifatnya berulang sampai habis.
Sifat-Sifat Operasi Pembagian Bilangan Bulat
Syarat utama pembagian a/b adalah b tidak boleh sama dengan 0. Jika b = 0, maka hasilnya tidak terdefinisi. Selain itu, sifat operasi pembagian bilangan bulat yang lainnya adalah tidak tertutup. Jika dan b adalah bilangan bulat, maka hasil a/b belum tentu bilangan bulat.
Contoh Soal Perkalian Bilangan Bulat
Jika harga 1 kodi kain adalah Rp200.000, maka harga 5 helai kain adalah…
Jawab:
1 kodi kain = 20 helai kain
Harga 1 helai kain
= Rp200.000/20
= Rp10.000
Harga 5 helai kain
= 5 x Rp10.000
= Rp50.000
Contoh Soal Pembagian Bilangan Bulat
Jika suatu pekerjaan bisa diselesaikan di dalam waktu 10 hari oleh 8 pekerja, maka berapa tambahan pekerja yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan itu selama 5 hari?
Jawab:
Jumlah pekerja × 5 = 8 x 10
Jumlah pekerja untuk 5 hari kerja = (8 x 10) / 5 = 80 / 5 = 16
Jumlah pekerja yang harus ditambahkan agar pekerjaan itu selesai di dalam 5 hari
= 16 - 8
= 8 orang pekerja
Bagaimana? Apakah kamu sudah memahami operasi pembagian dan perkalian bilangan bulat?
Baca juga: Contoh Soal Pembagian Bersusun Lengkap dengan Pembahasannya
(BRP)
