Pembahasan Hukum Tajwid Surat Luqman Ayat 13-14

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mempelajari hukum tajwid merupakan salah satu kewajiban bagi umat muslim. Ilmu tajwid dibutuhkan umat muslim untuk bisa membaca ayat suci Alquran dengan baik dan benar, agar umat muslim yang tidak berbahasa ibu dalam bahasa Arab tetap bisa membaca ayat suci Alquran dengan tepat dan tidak mengubah makna katanya. Untuk mempelajari ilmu tajwid, kita bisa mengambil satu contoh bacaan tajwid surat Luqman ayat 13-14 sebagai bahan belajar.
Surat Luqman merupakan firman Allah SWT dalam Alquran yang mengisahkan tentang seorang hamba Allah bernama Luqman yang dikenal sebagai pribadi yang saleh dan bijaksana. Dengan membaca ayat Alquran dalam surat Luqman tersebut, maka umat muslim bisa mengambil sisi tauladan dari kisah Luqman dan mencontoh sifat baiknya yang berhati lembut, dan bijaksana.
Contoh Hukum Tajwid Surat Luqman Ayat 13-14
Mengutip dari buku Pasti Bisa Pendidikan Agama Islam dan Budi pekerti, Tim Ganesha Operation (2018: 11), dalam ayat 13-14 terdapat panduan hidup yang harus ditauladani umat muslim dalam kisah Luqman. Dalam ayat 13 surat Luqman dijelaskan kisah Luqman yang memerintahkan anaknya untuk senantiasa beribadah dan taat pada Allah SWT serta tidak menyekutukan Allah. Sedangkan pada ayat 14, disebutkan pula bahwa Allah SWT juga memerintahkan manusia utuk selalu berbuat baik pada orang tuanya. Berikut adalah bacaan lengkap surat Luqman ayat 13-14:
وَإِذْ قَالَ لُقْمَٰنُ لِٱبْنِهِۦ وَهُوَ يَعِظُهُۥ يَٰبُنَىَّ لَا تُشْرِكْ بِٱللَّهِ ۖ إِنَّ ٱلشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ
Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: “Hai anakku, janganlah kau mempersekutukan Allah, bahu-membahu mempersekutukan (Allah) ialah benar-benar kezaliman yang besar”.
وَوَصَّيْنَا ٱلْإِنسَٰنَ بِوَٰلِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُۥ وَهْنًا عَلَىٰ وَهْنٍ وَفِصَٰلُهُۥ فِى عَامَيْنِ أَنِ ٱشْكُرْ لِى وَلِوَٰلِدَيْكَ إِلَىَّ ٱلْمَصِيرُ
"Dan Kami perintahkan kepada insan (berbuat baik) kepada kedua orangtuanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orangtuamu, hanya kepada-Ku lah kembalimu.”
Setelah membaca dan memahami isi firman Allah SWT tersebut, maka umat muslim juga perlu memahami hukum tajwid surat Luqman 13-14 agar tidak salah selama membaca ayat suci Alquran tadi. Adapun beberapa hukum tajwid yang perlu dipahami ialah seperti berikut:
قَالَ, huruf ق disebut sebagai mad thobi’I karena disertai alif, sehingga harus dibaca panjang qoooola
لُقْمَٰنُ, huruf ق bertanda sukun di tengah kata Lu(q)man dibaca memantul atau menjadi Luqqman karena hukum tajwidnya qolqolah sugro
لِٱبْنِهِ, huruf بْ bertanda sukun dari kata Lai(b)nih dibaca memantul karena berhukum qolqolah surgro menjadi Laibbnih
إِنَّ, dibaca mendengung karena berhukum gunnah, menjadi inna
ٱلْمَصِيرُ, adalah tajwid alif lam qomariyah dengan ciri huruf lam dibaca jelas karena mati atau bertanda sukun
Demikianlah ulasan singkat tentang pembahasan contoh hukum tajwid surat Luqman ayat 13-14 yang perlu diketahui umat muslim agar tidak keliru dalam membaca Alquran. Semoga bermanfaat! (HAI)
