Konten dari Pengguna

Pembahasan Sidang Tanggal 15 Juli 1945 untuk Menetapkan Dasar Negara

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi proses perumusan dan pengesahan UUD 1945, sumber gambar: https://www.unsplash.com/
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi proses perumusan dan pengesahan UUD 1945, sumber gambar: https://www.unsplash.com/

Pembahasan sidang tanggal 15 Juli 1945 masih berkaitan dengan persiapan kemerdekaan Indonesia. Proses perumusan dan pengesahan UUD 1945 tidak jauh berbeda dengan proses perumusan Pancasila.

Hanya saja, fokus kajiannya berbeda, tapi dalam sistem kepanitiaannya tetap sama, yakni dijalankan oleh BPUPKI. Adapun perumusan UUD 1945 diawali dengan pembentukan BPUPKI. Tujuan dibentuknya BPUPKI yaitu untuk mempersiapkan kemerdekaan bangsa Indonesia.

Mengutip buku IPS Terpadu untuk SMP dan MTS Kelas VIII Semester 2 (2007), selama sidang BPUPKI terdapat sejumlah perbedaan pendapat dari para tokoh yang merumuskannya. Perbedaan pendapat tersebut di antaranya mengenai falsafah Negara Indonesia yang akan dibentuk. Adapun mufakat dapat disepakati saat terbentuknya Panitia Sembilan.

Pembahasan Sidang Tanggal 15 Juli 1945

Ilustrasi proses perumusan dan pengesahan UUD 1945, sumber gambar: https://www.unsplash.com

Pembahasan rancangan Undang-Undang oleh BPUPKI dilakukan pada sidang kedua, tepatnya pada tanggal 10 hingga 16 Juli 1945. Sebelum mengetahui pembahasan sidang tanggal 15 Juli 1945, alangkah lebih baik jika kita mengetahui hasil pembahasan sidang secara keseluruhan.

Sidang tanggal 11 Juli 1945

Pembahasan sidang pada tanggal 11 Juli memperoleh hasil sebagai berikut:

  • Membentuk Panitia Perancang yang beranggotakan Sukiman,Subardko, dan Parada Harahap.

  • Kepala Negara dipegang oleh satu orang yaitu presiden.

  • Membentuk Panitia Kecil Perancang UU dan diketuai oleh Soepomo.

Sidang 13 Juli 1945

Pada sidang 13 Juli 1945, sidang memperoleh hasil kesepakatan, yaitu sebagai berikut:

• Lambang Negara

• Negara kesatuan

• Majelis Permusyawaratan Rakyat

Sidang 14 Juli 1945

Sidang kedua dilanjutkan pada tanggal 14 Juli 1945. Hasil yang diperoleh dari sidang ini yaitu sebagai berikut:

  • Pernyataan Indonesia merdeka.

  • Pembukaan Undang-Undang Dasar disetujui berasal dari Piagam Jakarta.

  • Undang-Undang (batang tubuhnya) berjumlah 42 pasal.

Sidang 15 Juli 1945

Sidang yang diteruskan pada 15 Juli 1945 merupakan agenda sidang besar yang dilakukan oleh BPUPKI. Pada tanggal 15 Juli, agenda sidang ini membahas tentang lanjutan rancangan UUD Negara.

  • Soekarno menyampaikan penjelasan mengenai naskah rancangan UUD dan memperoleh tanggapan dari Moh. Hatta

  • Soepomo juga memperoleh kesempatan untuk memaparkan naskah rancangan UUD yang digagasnya.

16 Juli 1945

Pada sidang kali ini, ketua BPUPKI memeriksa bahwa seluruh anggota BPUPKI telah sepakat dengan laporan hasil kerja panitia. Selanjutnya, usul-usul dari panitia ditampung dan dikaji lebih dalam. Dengan demikian, maka telah dicapai suatu kesepakatan tentang rumusan rancangan UUD 1945.

Dari pemaparan di atas, dapat diketahui bahwa pembahasan sidang tanggal 15 Juli 1945 yaitu membahas tentang rancangan naskah UUD 1945 sebagai dasar negara yang disampaikan oleh Soekarno dan Soepomo.

(DLA)