Tekno & Sains
·
13 Januari 2021 19:13

Pembelahan Mitosis Bisa Dijelaskan Secara Sederhana!

Konten ini diproduksi oleh Berita Update
Sedang bingung saat mempelajari pembelahan mitosis? Yuk, simak penjelasan sederhana salah satu jenis reproduksi sel, melalui proses pembelahan sel ini di sini!
ADVERTISEMENT
Anda pasti tahu, bahwa semua jenis mahkluk hidup akan mengalami pembelahan sel. Manusia, hewan, juga tumbuhan. Pembelahan sel adalah proses ketika sel di dalam tubuh makhluk hidup memisahkan diri menjadi dua atau lebih. Hal ini merupakan cara tubuh untuk memperbanyak jumlah sel baru, atau dalam ilmu biologi disebut sebagai reproduksi sel.
Pembelahan Mitosis Bisa Dijelaskan Secara Sederhana! (29462)
Pembelahan Sel Mitosis. Sumber: Thoughtco.com

Pengertian Pembelahan Mitosis dan Fungsinya

Mitosis merupakan pembelahan inti sel yang berhubungan dengan pembelahan sel somatik (sel tubuh eukariotik). Pembelahan mitosis menghasilkan 2 sel baru yang jumlah kromosom dan kandungan genetiknya identik dengan sel asal. Proses mitosis membutuhkan waktu kurang lebih setengah hingga beberapa jam. Pembelahan mitosis memiliki tiga fungsi, yaitu :
  1. Mengganti dan memperbaiki jaringan sel tubuh yang telah rusak.
  2. Sebagai proses tubuh dalam tumbuh dan berkembang (sel akan membanyak dalam kuantitas dan kualitas).
  3. Membentuk sel somantik yang baru. Sel-sel baru ini memiliki jumlah dan sifat yang sama dengan sel indukan (sel yang membelah), agar tugas indukan bisa diturunkan.
ADVERTISEMENT

Fase Pembelahan Mitosis

Tahapan yang dialami sel pada pembelahan mitosis adalah sebagai berikut.
1. Profase
Pada tahap profase, sentrosom mengalami replikasi dan dihasilkan dua sentrosom. Masing-masing sentrosom hasil pembelahan bermigrasi ke sisi berlawanan dari inti, mereka bergerak ke dua kutub yang berbeda. Pada saat bersamaan, mikrotubul muncul diantara dua sentrosom dan membentuk benang-benang spindle, yang berbentuk seperti bola sepak. Pada sel hewan, mikrotubul lainnya menyebar yang kemudian membentuk aster. Pada saat bersamaan, kromosom teramati dengan jelas, yaitu terdiri dua kromatid identik yang terbentuk pada interfase. Dua kromatid identik tersebut bergabung pada sentromernya. Benang-benang spindel terlihat memanjang dari sentromer.
2. Metafase
Masing-masing sentromer mempunyai dua kinetokor dan masing-masing kinetokor dihubungkan ke satu sentrosom oleh serabut kinetokor. Sementara itu, kromatid identik begerak ke bagian tengah inti membentuk keping metafase.
ADVERTISEMENT
3. Anafase
Masing-masing kromatid memisahkan diri dari sentromer dan masing-masing kromosom membentuk sentromer. Masing-masing kromosom ditarik oleh benang kinetokor ke kutubnya masing-masing.
4. Telofase
Ketika kromosom saudara sampai ke kutubnya masing-masing, mulainya telofase. Kromosom saudara tampak tidak beraturan dan jika diwarnai, terpulas kuat dengan pewarna histologi.
5. Interfase
Tahap berikutnya terlihat benang-benang spindle hilang dan kromosom tidak terlihat (membentuk kromatin). Keadaan seperti ini merupakan karakteristik dari tahap interfase. Pada akhirnya membran inti tidak terlihat diantara dua anak inti.
6. Sitokinesis
Selama fase akhir pembelahan mitosis, muncul lekukan membran sel dan lekukan makin dalam yang akhirnya membagi sel induk menjadi dua sel anak. Sitokinesis terjadi karena dibantu oleh protein aktin dan myosin.
ADVERTISEMENT
Baca juga pembelahan secara meiosis dengan klik ikon di bawah ini! Semoga materi ini bermanfaat bagi Anda yang sedang belajar biologi, ya! (AG)
sosmed-whatsapp-whitesosmed-facebook-whitesosmed-twitter-whitesosmed-line-white