Pencemaran Air, Apa Saja Penyebab dan Dampaknya?

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pencemaran air dari tahun ke tahun masih saja menjadi isu penting bagi pemerhati lingkungan. Bahkan pencemaran air merupakan masalah global utama yang menyebabkan berbagai masalah kesehatan serius. Lalu apa saja penyebab dan dampak dari pencemaran air?
Pencemaran air merupakan kondisi dimana menurunnya kualitas air yang disebabkan oleh masuknya berbagai komponen asing ke dalam air akibat aktivitas manusia. Komponen asing yang dimaksud dapat berupa unsur, energi, atau zat lain. Biasanya air yang sudah tercemar dapat terlihat dari perubahan bau, warna, rasa, hingga kualitas airnya.
Penyebab Pencemaran Air
Terdapat berbagai hal yang menyebabkan pencemaran air, yang secara umum disebabkan oleh sampah dan limbah. Meski begitu, penyebab pencemaran air dapat diuraikan berikut ini:
Meningkatnya kandungan nutrien yang dapat mengarah pada eutrofikasi.
Sampah organik seperti air comberan, yang kemudian menyebabkan peningkatkan kebutuhan oksigen pada air yang menerimanya dan berkurangnya oksigen yang berdampak negatif pada ekosistem.
Pembuangan berbagai macam polutan ke dalam air.
Pencemaran air oleh sampah.
Dampak Pencemaran Air
Banyaknya hal yang menyebabkan pencemaran air pada akhirnya memberikan banyak dampak buruk bagi ekosistem, termasuk pula bagi berbagai makhluk hidup yang membutuhkan air untuk keberlangsungan hidupnya.
Secara umum dampak pencemaran air terbagi atas 4 jenis, yaitu dampak terhadap kehidupan biota air, dampak terhadap kualitas air tanah, dampak terhadap kesehatan, serta dampak terhadap estetika lingkungan.
Adapun contoh dari dampak pencemaran air adalah sebagai berikut:
Merusak ekosistem air.
Mengakibatkan berbagai bencana alam seperti banjir dan tanah longsor.
Matinya biota air.
Kurangnya sumber air bersih.
Menurunnya kualitas dan keseimbangan lingkungan.
Itu dia ulasan mengenai penyebab dan dampak pencemaran air. Semoga dengan artikel ini dapat meningkatkan kesadaran untuk lebih menjaga lingkungan sekaligus ikut turut andil dalam mencegah hal-hal yang bisa menyebabkan pencemaran air.
(RYFA)
