Pengertian Analisis Gravimetri dan Metodenya dalam Kimia

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pembahasan mengenai pengertian analisis gravimetri dan berbagai tahapannya merupakan materi dari ilmu Kimia. Lebih tepatnya termasuk dalam jenis metode analisis kimia klasik.
Dalam bidang kimia analisis, ada dua penggolongan analisis yang biasa digunakan, yaitu analisis kimia kualitatif dan analisis kimia kuantitatif. Analisis gravimetri adalah salah satu metode yang ada pada analisis kimia kuantitatif.
Memahami Pengertian Analisis Gravimetri
Pengertian analisis gravimetri adalah metode analisis yang digunakan dalam penetapan suatu zat kimia berdasarkan berat zatnya. Metode ini dilakukan untuk mengukur dan mengidentifikasi zat atau senyawa dalam bentuk murninya.
Dengan kata lain, gravimetri adalah proses pemisahan dan penyucian suatu senyawa dengan cara menentukan beratnya. Prinsip dasarnya adalah unsur atau senyawa target diendapkan dengan suatu pereaksi pengendap.
Berdasarkan Buku Ajar Teori Kimia Analitik Teknologi Laboratorium Medis, Dr. Stalis Norma Ethica, S.Si. M.Si, 2020, pengertian gravimetri adalah metode yang analisis melibatkan pemanasan campuran senyawa. Kemudian dilakukan penimbangan ulang untuk mendapatkan berat dari senyawa murni tersebut.
Ada beberapa syarat yang perlu dipenuhi sebelum melakukan analisis gravimetri. Syarat-syarat tersebut antara lain adalah:
Unsur atau senyawa target harus bisa diendapkan dengan sempurna
Endapan zat analit harus bisa diketahui rumus molekulnya
Endapan harus bersifat murni dan mudah ditimbang
Tahapan Metode yang Digunakan pada Analisis Gravimetri
Analisis gravimetri melibatkan serangkaian tahap pada metodenya. Dimulai dengan persiapan sampel dan proses pengendapan. Dalam tahap awal, sampel harus diambil dalam jumlah yang memadai untuk memastikan hasil yang akurat.
Setelah itu, sampel dilarutkan dalam pelarut yang cocok hingga mengalami proses pengendapan dengan penggunaan reagen kimia tertentu. Endapan yang terbentuk akan melalui serangkaian metode lainnya untuk menghilangkan senyawa yang tidak diinginkan.
Jika endapan sudah dinyatakan bersih, langkah berikutnya adalah mengeringkannya. Massa endapan yang sudah kering kemudian diukur dengan menggunakan timbangan analitik. Massa yang diukur tersebut kemudian digunakan untuk menghitung konsentrasi senyawa dalam sampel.
Jadi, bila disimpulkan, tahapan proses pada metode analisis gravimetri adalah:
Pelarutan sampel
Pengendapan
Penyaringan
Pencucian
Pengeringan
Penimbangan
Perhitungan
Baca Juga: Apa Senyawa yang Memiliki Momen Dipol Nol dalam Kimia?
Demikian penjelasan mengenai pengertian analisis gravimetri dan tahapan metode yang digunakan dalam melakukan analisis tersebut. Analisis ini membutuhkan peralatan laboratorium canggih dan waktu yang lebih lama dibandingkan metode analisis lainnya. (DNR)
