Konten dari Pengguna

Pengertian Analisis Gravimetri dan Metodenya dalam Kimia

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Pengertian analisis gravimetri - Sumber: pexels.com/@edward-jenner/
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pengertian analisis gravimetri - Sumber: pexels.com/@edward-jenner/

Pembahasan mengenai pengertian analisis gravimetri dan berbagai tahapannya merupakan materi dari ilmu Kimia. Lebih tepatnya termasuk dalam jenis metode analisis kimia klasik.

Dalam bidang kimia analisis, ada dua penggolongan analisis yang biasa digunakan, yaitu analisis kimia kualitatif dan analisis kimia kuantitatif. Analisis gravimetri adalah salah satu metode yang ada pada analisis kimia kuantitatif.

Memahami Pengertian Analisis Gravimetri

Ilustrasi Pengertian analisis gravimetri - Sumber: pixabay.com/publicdomainpictures

Pengertian analisis gravimetri adalah metode analisis yang digunakan dalam penetapan suatu zat kimia berdasarkan berat zatnya. Metode ini dilakukan untuk mengukur dan mengidentifikasi zat atau senyawa dalam bentuk murninya.

Dengan kata lain, gravimetri adalah proses pemisahan dan penyucian suatu senyawa dengan cara menentukan beratnya. Prinsip dasarnya adalah unsur atau senyawa target diendapkan dengan suatu pereaksi pengendap.

Berdasarkan Buku Ajar Teori Kimia Analitik Teknologi Laboratorium Medis, Dr. Stalis Norma Ethica, S.Si. M.Si, 2020, pengertian gravimetri adalah metode yang analisis melibatkan pemanasan campuran senyawa. Kemudian dilakukan penimbangan ulang untuk mendapatkan berat dari senyawa murni tersebut.

Ada beberapa syarat yang perlu dipenuhi sebelum melakukan analisis gravimetri. Syarat-syarat tersebut antara lain adalah:

  1. Unsur atau senyawa target harus bisa diendapkan dengan sempurna

  2. Endapan zat analit harus bisa diketahui rumus molekulnya

  3. Endapan harus bersifat murni dan mudah ditimbang

Tahapan Metode yang Digunakan pada Analisis Gravimetri

Ilustrasi Pengertian analisis gravimetri - Sumber: pixabay.com/belova59

Analisis gravimetri melibatkan serangkaian tahap pada metodenya. Dimulai dengan persiapan sampel dan proses pengendapan. Dalam tahap awal, sampel harus diambil dalam jumlah yang memadai untuk memastikan hasil yang akurat.

Setelah itu, sampel dilarutkan dalam pelarut yang cocok hingga mengalami proses pengendapan dengan penggunaan reagen kimia tertentu. Endapan yang terbentuk akan melalui serangkaian metode lainnya untuk menghilangkan senyawa yang tidak diinginkan.

Jika endapan sudah dinyatakan bersih, langkah berikutnya adalah mengeringkannya. Massa endapan yang sudah kering kemudian diukur dengan menggunakan timbangan analitik. Massa yang diukur tersebut kemudian digunakan untuk menghitung konsentrasi senyawa dalam sampel.

Jadi, bila disimpulkan, tahapan proses pada metode analisis gravimetri adalah:

  1. Pelarutan sampel

  2. Pengendapan

  3. Penyaringan

  4. Pencucian

  5. Pengeringan

  6. Penimbangan

  7. Perhitungan

Baca Juga: Apa Senyawa yang Memiliki Momen Dipol Nol dalam Kimia?

Demikian penjelasan mengenai pengertian analisis gravimetri dan tahapan metode yang digunakan dalam melakukan analisis tersebut. Analisis ini membutuhkan peralatan laboratorium canggih dan waktu yang lebih lama dibandingkan metode analisis lainnya. (DNR)