Konten dari Pengguna

Pengertian Bilangan Pokok dan Contohnya dalam Pelajaran Matematika

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pengertian bilangan pokok dan contohnya, sumber foto: https://unsplash.com/
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pengertian bilangan pokok dan contohnya, sumber foto: https://unsplash.com/

Salah satu pelajaran yang sangat menyenangkan dan bisa jadi sangat menakutkan bagi orang-orang tertentu adalah mata pelajaran matematika. Dalam pembelajaran matematika, salah satu materi yang akan kita pelajari adalah bilangan berpangkat, yang disebut dengan bilangan pokok. Apa pengertian dari bilangan pokok dan contohnya dalam pelajaran matematika?

Pengertian Bilangan Pokok

Ilustrasi pengertian bilangan pokok dan contohnya, sumber foto: https://unsplash.com/

Sebelum memahami bilangan pokok, terlebih dahulu akan diurai mengenai bilangan perpangkatan. Dikutip dari buku Smart Plus Saintek SMA, Tim Presiden Eduka (2020: 5) perpangkatan merupakan perkalian berulang dari suatu bilangan yang sama. Bilangan pokok yang dijadikan berulang tersebut disebut dengan basis, sementara bilangan pokok yang digunakan dalam perkalian berulang tersebut disebut dengan pangkat atau eksponen.

Pengertian dari bilangan pokok menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah bilangan yang dipakai untuk membilang atau menunjukkan berapa banyak.

Contoh penggunaan bilangan pokok pada bentuk bilangan eskponen adalah sebagai berikut :

an = aaaaaaa …a

(a dikali sebanyak n faktor)

an = a pangkat n, a adalah bilangan real dan n bilangan asli

a = bilangan pokok (basis)

n= besar pangkat

Jadi itu adalah bentuk dari dari bilangan ini, dimana bilangan pokok akan dikalikan bilangan itu sendiri secara berulang-ulang.

Contoh Soal

Berikut adalah contoh soal pada operasi perpangkatan :

= 82 x (a3)2 ÷ 2a4 (pangkat 3 akan dikalikan 2)

= 64 x a6 ÷ 4 x a4 (64 dibagi 4 menghasilkan 16, lalu pangkat 6 dikurangi 4 karena sesuai dengan sifat bilangan eksponen jika dalam bentuk pembagian maka pangkat akan dikurangi)

= 16a2

Dalam contoh soal tersebut yang disebut dengan bilangan pokok adalah angka 82, 6, dan 4 atau angka yang menjadi angka yang dikalikan secara berulang. (WWN)