Konten dari Pengguna

Pengertian Birama dan Contoh Lagu dengan Birama ¾

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Lagu dengan Birama ¾. Sumber: Unsplash/Kati Hoehl
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Lagu dengan Birama ¾. Sumber: Unsplash/Kati Hoehl

Seni musik memiliki beberapa unsur yang sangat penting. Salah satu unsur tersebut adalah birama. Biasanya, birama ditulis dengan bentuk pecahan, misalnya birama ¾. Ada beberapa contoh lagu dengan birama ¾ yang bisa dipelajari agar lebih memahami birama.

Birama harus ada pada musik atau lagu. Dengan adanya birama, suatu lagu akan terdengar lebih indah.

Pengertian dan Contoh Lagu dengan Birama ¾

Ilustrasi Contoh Lagu dengan Birama ¾. Sumber: Unsplash/Nick Karvounis

Dikutip dari Konsep Dasar Seni Musik, Ahmad (2022:12), secara etimologi, birama disebut juga dengan ketukan-ketukan. Secara terminologi, birama adalah ketukan berulang yang teratur dalam waktu yang sama pada musik dengan penulisan dibatasi oleh garis-garis vertikal.

Sehingga, tanda birama adalah tanda yang menunjukkan jumlah ketukan pada satu baris birama. Pada notasi balok atau musik, birama merupakan bagian dari suatu baris melodi yang menunjukkan berapa ketukan dalam bagian tersebut.

Birama ¾ artinya adalah setiap birama terdiri dari tiga ketukan dan pada tiap ketukannya mempunyai nilai seperempat. Contoh lagu dengan birama ¾ antara lain adalah Lisoi dari Sumatra Utara, Burung Kakak Tua dari Maluku, Burung Tantina dari Maluku, dan Tumpi Wayu dari Kalimantan Tengah.

Contoh Lagu dengan Birama Lainnya

Ilustrasi Contoh Lagu dengan Birama ¾. Sumber: Unsplash/Josh Rocklage

Selain birama ¾, ada beberapa birama lain. Berikut adalah penjelasan dan contoh lagunya.

1. Birama 2/4

Birama 2/4 maksudnya adalah setiap birama terdiri dari dua ketukan dan pada setiap ketukan atau hitungan tersebut mempunyai nilai seperempat. Ada banyak lagu yang menggunakan birama 2/4, seperti Ampar-Ampar Pisang dari Kalimantan Selatan dan Cik Cik Periuk dari Kalimantan Barat.

2. Birama 4/4

Birama 4/4 pada notasi lagu menandakan bahwa jika ada empat ketukan dan setiap ketukan atau hitungan mempunyai nilai seperempat. Contoh lagunya adalah Butet dari Sumatra Utara, Bungong Jeumpa dari Aceh, dan Si Jali-Jali dari Jakarta.

Selain itu, lagu nasional seperti Indonesia Raya dan Indonesia Pusaka juga menggunakan birama 4/4.

3. Birama 6/8

Birama 6/8 menandakan bahwa jika terdapat enam ketukan pada setiap satu hitungan dan setiap ketukan tersebut nilainya ⅛. Beberapa lagu yang menggunakan irama 6/8 adalah Desaku yang Kucinta dan NTT dan Naik-Naik ke Puncak Gunung dari Maluku.

Baca juga: Jenis-Jenis Pertunjukan Musik yang Bisa Dinikmati

Itulah pengertian birama dan contoh lagu dengan birama ¾ dan birama lainnya yang bisa dicermati. (KRIS)