Konten dari Pengguna

Pengertian Campuran Heterogen yang Terdiri dari 2 Zat atau Lebih

Berita Update

Berita Update

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Pengertian Campuran Heterogen yang Terdiri dari 2 Zat atau Lebih. Sumber: unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pengertian Campuran Heterogen yang Terdiri dari 2 Zat atau Lebih. Sumber: unsplash.com

Saat mempelajari kimia, kita sebenarnya mempelajari hal-hal yang kita temukan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya adalah campuran. Campuran banyak ditemui di sekitar kita. Contohnya ketika membuat teh, gula yang larut dalam air itu termasuk campuran.

Berdasarkan buku Kimia 1 SMP Kelas VII oleh Crys Fajar Partana, M.Si.(2008: 46), campuran terbentuk jika dua atau lebih zat tunggal bercampur, tanpa disertai terjadinya reaksi kimia. Seperti teh manis yang merupakan campuran dari air, teh, dan gula pasir atau air garam yang merupakan campuran antara air dan garam. Di samping itu, campuran antara pasir dan air atau pasir dengan gula juga disebut sebagai campuran.

Campuran dibedakan menjadi dua, yaitu campuran homogen dan campuran heterogen. Berikut ini kita akan belajar mengenai campuran heterogen, apa pengertiannya? apa saja contohnya? Simak dalam penjelasan berikut ini.

Ilustrasi Pengertian Campuran Heterogen yang Terdiri dari 2 Zat atau Lebih. Sumber: unsplash.com

Pengertian Campuran Heterogen

Menurut buku Ilmu Pengetahuan Alam Kelas VII SMP/MTs oleh Teguh Sugiyarto dan Eny Ismawati (2008: 59), pengertian campuran heterogen adalah campuran dua macam atau lebih yang partikel-partikel penyusunnya masih dapat dibedakan satu sama lain. Pada campuran heterogen, dinding pembatas antar zat masih terlihat.

Dalam campuran heterogen, dikelompokkan dua bagian, yaitu:

  1. Koloid: Partikel-partikel pada koloid hanya dapat dilihat dengan mikroskop ultra. Ukuran partikel antara 0,5 m sampai 1 mm. Contoh koloid: susu, asap, kabut, agar-agar.

  2. Suspensi: Partikel-partikel pada suspensi hanya dapat dilihat dengan mikroskop biasa. Ukuran partikel antara lebih besar dari 0,3 m. Contoh suspensi: minyak dengan air, air keruh, dan air kapur.

Berdasarkan buku Cepat Kuasai IPA SD/MI Kelas IV, V, VI oleh Christiana Umi, S.Pd (2016: 420), ciri campuran heterogen antara lain:

  1. Ukuran partikel yang bercampur lebih besar dari molekul;

  2. Percampuran partikelnya tidak merata;

  3. Campuran akan mengendap (partikel zat pelarut dan terlarutnya berpisah) jika didiamkan;

  4. Keruh dan tidak tembus cahaya.

Contoh campuran heterogen:

  • Campuran beras dengan air.

  • Campuran kapur dengan pasir.

  • Campuran serbuk besi dengan karbon.

  • Campuran kopi dengan air

Ilustrasi Pengertian Campuran Heterogen yang Terdiri dari 2 Zat atau Lebih. Sumber: unsplash.com

Setelah mengenal pengertian campuran heterogen dan contoh-contohnya, kita dapat mengamati contoh-contoh campuran heterogen dalam kehidupan sehari-hari. Semoga penjelasan ini dapat menambah pengetahuan tentang materi campuran heterogen dalam pelajaran kimia. (IND)