Pengertian dan Ciri-ciri Puisi Beserta Contohnya

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Istilah puisi mungkin sudah tidak asing lagi di telinga. Pasalnya, salah satu jenis karya sastra ini seringkali muncul dalam pelajaran Bahasa Indonesia mulai dari tingkat sekolah dasar hingga menengah. Lantas, tahukah kamu apakah itu puisi?
Schmitt dan Viala dalam Savoir-Lire (1982:116), mendefinisikan puisi sebagai seni menciptakan bahasa yang berbeda dari bahasa sehari-hari. Menurutnya puisi memiliki tiga arti utama, yakni :
Puisi adalah karya sastra yang mengandung sajak atau dalam bentuk prosa yang berirama,
Puisi adalah seni membuat sajak dalam menyusun syair
Puisi adalah keistimewaan dari sebuah tulisan yang mampu menyentuh, mempesona dan membangkitkan semangat.
Secara sederhana, puisi dapat didefinisikan sebagai sebuah karya sastra yang mengutamakan unsur keindahan dalam kebahasaannya serta kepadatan makna. Lantas, apa saja ciri-ciri puisi?
Ciri-ciri Puisi sebagai Karya Sastra yang Mengutamakan Keindahan Bahasa
Merujuk pada Atmazaki dalam Analisis Sajak: Teori, Metodologi dan Aplikasi (1993: 8), terdapat lima ciri puisi yang perlu diketahui. Adapun ciri-ciri tersebut adalah sebagai berikut:
Puisi memiliki unsur formal dimana bahasa dalam puisi tersusun ke dalam baris dan bait.
Puisi memiliki unsur nonformal, yakni irama
Puisi tidak bercerita, namun merupakan monolog
Puisi memiliki unsur dasar yang berupa baris dan lirik
Bahasa dalam puisi cenderung konotatif
Pembaca membaca sebuah puisi sebagai sebuah puisi
Demikianlah ulasan mengenai ciri-ciri puisi yang terdapat dalam pelajaran Bahasa Indonesia. Bagi kamu yang tertarik untuk membuat puisi, penggunaan diksi yang tepat sangat berpengaruh terhadap keindahan dari puisi yang dibuat.
Semoga informasi tersebut dapat menambah wawasan kamu mengenai puisi, ya. (RYFA)
