Konten dari Pengguna

Pengertian dan Contoh Fabel yang Memuat Nilai Pendidikan

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi fabel. Sumber: https://www.freepik.com/
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi fabel. Sumber: https://www.freepik.com/

Manusia belajar tidak hanya dengan sesama manusia saja, namun juga belajar tentang makhluk-makhluk lain. Sering kali manusia mengetahui hal-hal dari hewan. Selain itu hewan sering kali dianggap lucu. Maka orang-orang membuat cerita dengan tokoh hewan, agar anak-anak senang dalam memperhatikan. Walaupun menceritakan tentang binatang, namun cerita tersebut memiliki karakter layaknya manusia. Cerita dengan tokoh hewan dinamakan fabel.

Pengertian dan Contoh Fabel

Mengutip buku Smart Plus Inti Materi SMP oleh Tim Presiden Edika (2015: 180), pengertian fabel adalah cerita pendek berupa dongeng yang menggambarkan watak dan budi pekerti manusia yang diibaratkan pada binatang. Karakter-karakter yang terlibat pada binatang tersebut dianggap mewakili karakter-karakter manusia dan diceritakan mampu berbicara dan bertindak layaknya manusia.

Fabel diciptakan bukan hanya sebagai hiburan semata, namun juga sebagai media pembelajaran moral yang di dalamnya terselip nilai luhurm yakni pengenalan tentang budi pekerti.

Mengapa Hewan?

Pemilihan binatang sebagai tokoh dalam cerita fabel dianggap mewakili sifat-sifat manusia. Hewan dianggap mampu bertindak layaknya manusia. Sehingga dipilihnya hewan pada fabel sebagai tokoh yang menggambarkan manusia. Namun tetap menarik perhatian anak-anak dalam mendengarkan fabel.

Ilustrasi cerita fabel. Sumber: https://www.freepik.com/

Agar memudahkan dalam menentukan fabel, berikut ciri-ciri dari cerita fabel.

  • Binatang sebagai tokoh utama dalam cerita.

  • Tokoh utama dapat bertingkah seperti manusia (berbicara dan berpikir).

  • Karakter tokoh diuraikan secara terperinci.

  • Gaya penceritaan secara lisan.

  • Alur cerita pendek dan sederhana.

  • Menggunakan kata-kata yang mudah dipahami.

  • Menunjukkan penggambaran moral dan karakter manusia dan kritik tentang kehidupan.

  • Mengkritisi sifat manusia, diskriminasi kaum lemah, dan keadaan masyarakat.

Nah, lantas apa saja fabel yang memiliki nilai pendidikan?

  1. Kelinci dan Kura-kura

  2. Serigala Berbulu Domba

  3. Gagak dan Kendi

  4. Anjing Pemburu dan Kelinci

  5. Bebek Buruk Rupa

  6. Singa Dan Tikus

  7. Monyet dan Buaya

  8. Keledai Malas

Fabel-fabel di atas dapat orang tua bacakan kepada sang buah hati sebagai cerita sebelum tidur. Selain itu sebagai cara mengajarkan anak akan pendidikan. (MZM)