Pengertian dan Contoh Takdir Muallaq dalam Ajaran Islam

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pada dasarnya tidak semua takdir tidak bisa diubah lho! Dalam ajaran Islam, takdir terbagi menjadi dua bentuk, yakni takdir yang tidak dapat dihindari seperti kelahiran atau kematian manusia (mubram), dan takdir yang sifatnya bisa diubah atau takdir muallaq. Agar kita bisa memahami contoh takdir muallaq maka simaklah penjelasan singkat dalam artikel berikut.
Pengertian dan Contoh Takdir Muallaq yang Perlu Dipahami Umat Muslim
Dikutip dari buku Pintar Agama Islam Lengkap, Suprihadi (2019: 33), takdir terbagi menjadi dua jenis, yakni takdir mubram dan takdir muallaq. Adapun pengertian dari masing-masing takdir tersebut ialah sebagai berikut:
Takdir Mubram adalah ketentuan Allah SWT yang pasti terjadi dan tidak satupun makhluk dapat menghindarinya. Misalnya seperti calon bayi yang akan dilahirkan, kematian, ataupun banyaknya rezeki yang didapatkan oleh seseorang.
Takdir Muallaq adalah ketentuan Allah SWT yang sifatnya bisa diubah atau bisa diupayakan oleh manusia agar mendapatkan takdir yang manusia tersebut inginkan. Adapun contoh takdir muallaq misalnya seorang pelajar ingin lulus ujian dan mendapat nilai terbaik, maka ia harus rajin belajar, atau seseorang yang ingin sehat jasmaninya maka ia bisa berupaya untuk rajin olahraga serta mengonsumsi makanan yang bergizi seimbang.
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, terdapat takdir atau ketetapan yang bisa diupayakan oleh manusia agar apa yang ia inginkan dapat terkabul dan diridhoi oleh Allah SWT. Adapun dalil yang menyatakan bahwa takdir dapat diubah pada dasarnya dapat kita temukan dalam firman Allah surat Ar Ra’du ayat 11 dengan terjemahan sebagai berikut:
Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah diri mereka sendiri” (QS. Ar Ra’du: 11)
Berdasarkan bunyi ayat Alquran tersebut, maka kita perlu meyakini bahwasanya manusia bisa mendapatkan ketetapan takdir yang mereka inginkan jika bersungguh-sungguh untuk mengupayakan atau memperjuangkannya takdir tersebut selagi sifatnya tidak mutlak.
Demikianlah ulasan singkat tentang pengertian dan contoh takdir muallaq dalam ajaran Islam yang perlu dipahami oleh umat muslim. Semoga bermanfaat! (HAI)
