News
·
25 Maret 2021 11:36

Pengertian dan Contoh Takdir Muallaq yang Harus Diimani

Konten ini diproduksi oleh Berita Update
Pengertian dan Contoh Takdir Muallaq yang Harus Diimani (516693)
Ilustrasi Beriman dalam Agama Islam, Foto: Dok. Unsplash
Dalam rukun iman, ada unsur beriman kepada takdir Allah. Dengan begitu, pastinya kamu sudah paham dengan Takdir Muallaq, bukan? Takdir memiliki makna sebagai ketetapan Allah SWT. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), takdir juga memiliki arti ketentuan Tuhan.
ADVERTISEMENT
Maka, jika membahas masalah takdir, hal ini tak terlepas dari segala sesuatu yang ada kaitannya dengan kehidupan dan hal-hal yang berasal dari ketentuan atau ketetapan Allah SWT.

Pengertian Takdir Muallaq

Menurut buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (2021), pengertian Takdir Muallaq adalah takdir atau ketetapan dari Allah SWT yang dapat diubah oleh umat manusia dengan wujud adanya ikhtiar atau usaha. Artinya, manusia masih diberikan peran dalam mengganti atau merubah terhadap adanya takdir tersebut.
Kita diberikan peran untuk berusaha, sedangkan hasil akhirnya pasrahkan saja kepada Allah SWT. Berikut firman Allah yang membahas mengenai takdir.
إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ
Artinya: “…Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri …” (QS. Ar-Ra’du:11)
ADVERTISEMENT

Contoh-contoh Takdir Muallaq

Adapun contoh takdir muallaq yang terdapat dalam kehidupan sehari-hari adalah sebagai berikut:
a. Kepandaian Seseorang.
Jika kamu ingin menjadi pandai maka berusahalah meraihnya. Usaha-usaha tersebut antara lain dengan rajin belajar baik belajar sendiri atau mendaftar les privat.
b. Kesehatan Seseorang
Jika kamu ingin sehat maka harus berusaha dengan cara menjaga pola makan, berolahraga teratur, dan menjaga kebersihan. Jika melakukan usaha-usaha tersebut maka tubuh sehat bisa didapat.
c. Kemakmuran
Hal yang satu ini bisa diraih jika kamu giat bekerja, kreatif, pantang menyerah, rajin menabung, dan hemat. Agar seseorang menjadi pandai, sehat, dan hidup makmur maka harus berusaha meraihnya, bukan pasrah menunggu nasib.
Seseorang tidak akan pandai jika malas belajar, tidak akan menjadi sehat dan bugar jika tak pernah menggerakkan tubuh (olahraga), dan tak mungkin menjadi kaya jika tak mau bekerja. Meski Allah telah menentukan semuanya, tapi manusia tetap harus rajin dan berusaha mengubah nasibnya.
ADVERTISEMENT
Setiap manusia dikaruniai akal pikiran dan organ-organ tubuh untuk bergerak. Allah juga menciptakan manusia sebagai makhluk paling mulia di antara makhluk-makhluk-Nya. Sehingga semua potensi dalam diri yang telah diberikan Allah gunakanlah untuk meraih semua mimpi.
Dengan beriman kepada takdir dengan benar, seseorang akan giat berusaha dan berjuang untuk terus menjalani kehidupannya. Jika bahasannya takdir muallaq, maka kamu diharuskan untuk selalu berusaha atau ikhtiar. (ANG)