Pengertian dan Fungsi Sistem Ekskresi yang Perlu Dipahami

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dikutip dari buku Ilmu Pengetahuan Alam Untuk Kelas IX Sekolah Menengah Pertama yang ditulis oleh Djoko Arisworo dan Yusa (2016 :2), sistem ekskresi pada tubuh manusia terdiri atas organ-organ yang memiliki fungsi dalam mempertahankan keseimbangan cairan tubuh agar tetap normal (osmoregulasi). Jika keseimbangan tubuh terganggu, metabolisme tubuh pun akan juga terganggu. Pada sistem ekskresi, zat sisa metabolisme yang tidak diperlukan oleh tubuh akan dikeluarkan.
Organ-organ Sistem Ekskresi pada Manusia
Adapun organ-organ dalam sistem ekskresi pada manusia adalah sebagai berikut:
1. Paru-paru
Pada sistem ekskresi, terjadi pertukaran gas CO2 dan O2 pada paru-paru. CO2 dan uap air akan dikeluarkan oleh tubuh. CO2 dan uap air diangkut oleh darah dari sel-sel tubuh menuju paru-paru. Di dalam paru-paru, khususnya alveolus terjadi pertukaran gas CO2 yang dibawa oleh darah dan gas O2 dari paru-paru yang diikat oleh darah. Darah akan melepas uap air (H2O).
2. Ginjal
Ginjal merupakan organ tubuh sepasang yang berbentuk seperti kacang merah besar yang berfungsi menyerap atau menyaring sisa-sisa metabolisme yang terdapat dalam darah. Zat-zat sisa metabolisme yang dikeluarkan dari metabolisme, terdiri atas air, urea, dan garam yang dikeluarkan dari tubuh dalam bentuk urin (air seni). Pembentukan urin melalui serangkaian proses, yaitu penyaringan (filtrasi), penyerapan kembali zat yang masih berguna (reabsorpsi), dan pembuangan zat sisa untuk dikeluarkan bagi tubuh (augmentasi).
3. Kulit
Kulit merupakan lapisan terluar dari permukaan tubuh yang berfungsi sebagai alat indra, mengatur suhu tubuh, dan sebagai alat pengeluaran (ekskresi). Zat-zat metabolisme yang dikeluarkan oleh kulit terdiri atas air, garam, dan urea yang dikeluarkan dari tubuh dalam bentuk keringat. Struktur kulit terdiri dari dua lapis, yaitu kulit ari (epidermis) dan kulit jangat (dermis).
4. Hati
Hati merupakan kelenjar terbesar dalam tubuh manusia yang berwarna merah dan terletak di dalam rongga perut sebelah kanan. Di hati terjadi proses perombakan protein yang menghasilkan urea yang nantinya akan dikeluarkan dari tubuh. Hati juga berfungsi sebagai tempat menyimpan gula dalam bentuk glikogen, pembuatan protrombin dan fibrinogen untuk pembekuan darah, dan organ penawar racun.
Demikianlah pengertian dan fungsi dari sistem ekstraksi dan sistem organ, sebagai materi pembelajaran selama PJJ. Semoga bermanfaat! (CL)
