Pengertian dan Jenis-Jenis Bilangan Pecahan dalam Matematika

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Materi tentang bilangan pecahan dalam pelajaran matematika pasti sudah tidak asing lagi bagi para pelajar. Biasanya dalam soal ujian, terdapat beberapa soal tentang bilangan pecahan sehingga Anda harus bisa membedakan jenis-jenisnya agar mengetahui cara menghitung yang tepat.
Bilangan pecahan adalah bentuk lain suatu bilangan dalam ilmu matematika yang dinyatakan menjadi a/b, di mana a adalah pembilang dan b adalah penyebut. Dalam bahasa Inggris, bilangan ini disebut dengan fraction.
Baca juga: Soal dan Kunci Jawaban Matematika Kelas 6 Materi Bilangan Bulat
Jenis-Jenis Bilangan Pecahan dalam Matematika
Terdapat beberapa jenis-jenis bilangan pecahan dalam matematika yang perlu Anda ketahui dikutip dari buku Bilangan dan Aritmatika karya Sulaiman (2012).
1. Pecahan Biasa
Pecahan biasa adalah bentuk pecahan yang mana nilai penyebut lebih besar daripada pembilang atau a/b dengan a adalah bilangan pembilang dan b adalah bilangan penyebut (penyebut > pembilang). Berikut adalah contohnya.
5/6, dimana 5 adalah pembilang dan 6 adalah penyebut.
2/8, dimana 2 adalah pembilang dan 6 adalah penyebut.
2. Pecahan Campuran
Pecahan campuran adalah jenis bilangan pecahan yang terdiri dari bagian bulat serta pecahan. Bilangan ini bisa berbentuk c a/b dengan c sebagai bilangan bulat dan a/b adalah pecahannya. Berikut adalah contohnya.
1 ¼, dimana 1 adalah bilangan bulat dan ¼ adalah pecahan.
2 ¾, dimana 2 adalah bilangan bulat dan ¾ adalah pecahan.
3. Pecahan Desimal
Pengertian pecahan desimal adalah jenis nilai pecahan dengan besaran bilangan penyebutnya antara lain 10, 100, dan seterusnya. Adapun penulisan dari bilangan ini adalah dengan menggunakan tanda koma. Berikut adalah contohnya.
Bilangan persepuluhan, seperti 2/10, maka ditulis 0,2.
Bilangan perseratusan, seperti 25/100, maka ditulis 0,25.
4. Pecahan Senilai
Pecahan senilai adalah dua atau lebih pecahan dengan perbandingan nilai dari pembilang dan penyebut sama. Contohnya seperti 2/5 dan 4/10, dimana dua bilangan ini merupakan pecahan senilai.
2/5, perbandingan pembilang dan penyebutnya adalah 2:5.
4/10, perbandingan pembilang dan penyebutnya adalah 4:10 atau sama dengan 2:5.
Demikian penjelasan tentang bilangan pecahan dalam matematika. Semoga bermanfaat. (Anne)
