Bisnis
·
19 Juli 2021 9:41
·
waktu baca 1 menit

Pengertian dan Jenis-Jenis Faktor Produksi yang Perlu Anda Ketahui

Konten ini diproduksi oleh Berita Update
Pengertian dan Jenis-Jenis Faktor Produksi yang Perlu Anda Ketahui (863793)
searchPerbesar
Ilustrasi Pengertian dan Jenis-Jenis Faktor Produksi yang Perlu Anda Ketahui. sumber: pexels.com
Sebelum memulai usaha kita perlu mengetahui dasar-dasar pengetahuan ekonomi. Kita juga perlu mengetahui mengenai faktor produksi. Apa itu faktor produksi dan apa saja yang dapat disebut sebagai faktor produksi? Simak penjelasan berikut ini.
ADVERTISEMENT

Pengertian Faktor Produksi dan Jenis-Jenisnya.

Menurut buku Pengantar Bisnis oleh Sadono Sukirno (hlm 6-7), faktor produksi ialah segala unsur yang digunakan untuk memproduksikan, menyalurkan dan memasarkan barang. Jenis-jenis faktor produksi dibagi menjadi seperti ini.

Tanah dan Kekyaan Alam

Tanah dan kekayaan alam adalah unsur pokok yang digunakan dalam menghasilkan barang. Tanah memiliki dua fungsi penting dalam kegiatan produksi yaitu pertama sebagai tempat melakukan kegiatan ekonomi. Bangunan kantor, pertokoan dan jalan memerlukan sebidang tanah untuk dikembangkan. Fungsi kedua tanah dan kekayaan alam digunakan sebagai bahan untuk memproduksi barang lain. Misal tanah dipakai untuk menyuburkan tanaman, kayu untuk membuat berbagai macam perabotan dan barang tambang seperti minyak, gas alam dan timah diperlukan untuk mewujudkan tenaga dan menghasilkan berbagai macam barang.
Pengertian dan Jenis-Jenis Faktor Produksi yang Perlu Anda Ketahui (863794)
searchPerbesar
Ilustrasi uang sebagai modal usaha. sumber: pexels.com

Modal dan Barang Modal

Modal meliputi tiga pengertian yaitu:
ADVERTISEMENT
  • barang dan peralatan fisik yang digunakan untuk menghasilkan barang dan jasa
  • dana keuangan yang disisihkan untuk diinvestasikan dalam harta-harta keuangan, seperti saham dan obligasi
  • dana yang digunakan untuk membiayai kegiatan produksi dan penyaluran barang ke pembeli.

Tenaga Kerja atau Sumber Daya Manusia

Tenaga kerja sebagai faktor produksi tidak hanya meliputi pekerja kasar tapi juga termasuk pekerja berpendidikan, pekerja dengan pengalaman dan keterampilan, pekerja yang tergolong sebagai pengawas atau manajemen tingkat menengah, manajer, tenaga ahli serta direktur perusahaan. Berbagai kelompok pekerja ini memiliki kemampuan mental, pendidikan, keterampilan, pengetahuan dan pengalaman yang berbeda. Dalam konteks sumbangan tenaga kerja dalam menghasilkan barang dan jasa, tidak hanya diperhatikan kuantitas (jumlah) namun juga kualitasnya.

Kewirausahaan

Kewirausahaan atau enterpreneurship adalah kemampuan seorang pengusaha dalam mendirikan, menjalankan atau mengembangkan suatu usaha. Sebagai contoh, suatu usaha toko pakaian atau produksi pakaian. Pemiliknya mengembangkan usaha tersebut dengan faktor produksi lainnya seperti tanah, tenaga kerja, modal. Ketika memulai usaha ia harus memilih jenis usaha apa yang akan dijalankan, mengumpulkan modal, menentukan lokasi usaha dan merekrut pekerja untuk menjalankan kegiatan usaha.
ADVERTISEMENT
Demikian penjelasan mengenai pengertian dan jenis-jenis faktor produksi. Anda perlu mencermati artikel ini jika memiliki keinginan untuk memulai usaha. Semoga informasi ini bermanfaat untuk anda.(IND)