Konten dari Pengguna

Pengertian dan Jenis-jenis Seni Kriya yang Perlu Diketahui

Berita Update

Berita Update

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seni patung merupakan salah satu bentuk seni kriya. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Seni patung merupakan salah satu bentuk seni kriya. Foto: Pixabay

Pengertian seni kriya merupakan karya seni yang unik dan memiliki karakteristik yang mengandung nilai estetik, simbolik, filosofis dan fungsional.

Dalam perwujudannya seni kriya didukung keahlian yang tinggi sehingga kehadiran seni kriya termasuk dalam kelompok seni adiluhung (Proses Penciptaan Seni Kriya “Untaian Metodologis”, SP Gustami: 2004)

Pengertian dan Jenis-jenis Seni Kriya

Seni kriya pada dasarnya dapat dikelompokan ke dalam tiga jenis berdasarkan wilayah kerjanya, antara lain:

1. Kriya seni

Kriya seni merupakan bidang dari seni kriya yang lebih menekankan pada penciptaan karya yang bersifat personal dengan memanfaatkan tradisi yang ada pada seni kriya.

2. Kriya desain

Kriya desain merupakan bidang seni kriya yang menekankan penciptaan karya untuk pemenuhan (pelayanan) kebutuhan masal. Produk dari seni kriya desain merupakan hasil perpaduan dari pemanfaatan unsur-unsur tradisi yang ada pada kriya berdasarkan adaptasi prinsip-prinsip perancangan (desain)

3. Kriya kerajinan

Kriya kerajinan merupakan bidang seni kriya yang lebih menekankan penguasaan keterampilan teknik untuk kepentingan produksi dan reproduksi benda-benda kriya.

Produk dari seni kriya sendiri bermacam-macam dan bisa dibedakan menjadi beberapa kategori, misalnya:

  1. Seni kriya yang berhubungan dengan konteks budaya, misalnya busana adat, benda perabot yang memiliki makna perlambang, senjata pusaka seperti keris,tombak, dan panah.

  2. Seni kriya yang berhubungan dengan kepercayaan dan tradisi, misalnya artefak peninggalan kepercayaan seperti totem, topeng, perahu (Suku Asmat), arca, dan patung.

  3. Seni kriya yang berhubungan dengan industri, produknya bernilai guna praktis, bersifat universal, dibuat dengan kerajinan (industrious) dan keterampilan teknik tangan, namun masih dipengaruhi oleh adat-istiadat setempat. Contohnya adalah batik, tenun, kendi, tempayan, dan perhiasan.

  4. Seni kriya sebagai karya seni dalam industri kecil menghasilkan produk kriya apa saja yang bisa dibuat untuk diperjual belikan kepada siapa saja, dimana saja. Contoh: Souvenir/cinderamata, perhiasan, dan perabotan.

Demikian semoga berguna ya. (Adelliarosa)