Konten dari Pengguna

Pengertian dan Macam-Macam Sifatul Huruf

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 3 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pengertian dan macam-macam sifatul huruf, sumber gambar oleh azman mido dari Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pengertian dan macam-macam sifatul huruf, sumber gambar oleh azman mido dari Pixabay

Sifatul huruf merupakan bagian dari ilmu tajwid yang terdiri dari makhrijul huruf dan sifatul huruf. Makhrijul huruf adalah tempat keluarnya huruf, sedangkan sifatul huruf adalah karakter bunyi dari masing-masing huruf dalam Bahasa Arab.

Ilmu tajwid sangat penting untuk dipelajari seorang muslim, karena salah satu kegunaannya adalah pada saat membaca Al-Quran, dengan mengetahui ilmu tajwid maka dalam membaca Al-Quran kita tidak akan salah karena salah pengucapan kadang membuat maknanya menjadi berbeda.

Pengertian Sifatul Huruf

Ilustrasi pengertian dan macam-macam sifatul huruf, sumber gambar oleh Mohammed Al fares dari Pixabay

Dikutip dari buku Panduan Lengkap Belajar Ilmu Tajwid, Siti Nur Aidah dan Tim Penerbit KBM Indonesia) (2020: 14) menjelaskan bahwa pengertian sifatul huruf adalah karakter pengeluaran huruf itu dari tempat keluarnya. Sedangkan menurut Al-Qamhawi dalam karyanya al-Burhan fi at-tajwid al-Quran menyatakan bahwa pengertian dari sifatul huruf adalah tata cara yang jelas tentang sifat menurut ketentuannya.

Untuk jumlah sifatul huruf sendiri terdapat perbedaan pendapat diantara ulama qiraat. Kelompok pertama berpendapat Shifatul Huruf berjumlah empat belas, dengan mengurangi sifat idzlaq, lin, dan menambahkan sifat ghunnah. Sedangkan, kelompok kedua berpendapat enam belas sifat yang mana diikuti oleh As-Syathibi.

Kelompok ketiga berpandangan Shifatul Huruf menjadi tujuh belas sifat, pendapat ini diikuti oleh al-Jazari. Pendapat selanjutnya menganggap jumlah Shifatul Huruf hingga dua puluh empat sifat.

Macam-Macam Sifatul Huruf

Berikut adalah beberapa contoh dari sifatul huruf menurut al-Jazari dan as-Syathibi:

  1. Hams dan jahr merupakan sifat huruf yang ketika dibaca mengalirkan udara.

  2. Syiddah dan Rakhawah, Syiddah bermakna tertahannya suara, sedangkan Rakhawah mengalirnya suara.

  3. Isti’la dan Istifal yang bermakna lidah terangkat ketika membaca sebagian huruf, sedangkan Istifal ialah merendahnya lidah ketika membaca huruf tertentu.

  4. Ithbaq dan Infitah, Ithbaq bermakna terangkatnya lidah hingga menutup semua langit-langit mulut. Sedangkan infitah yang berarti terbukanya lidah (tidak menutup semua langit-langit mulut).

  5. Shafir yang bermakna berdesis.

  6. Tafassyi dan Istithalah, dimana Tafassyi bermakna udara yang banyak berhembus dari mulut. Sedangkan Istithalah berarti makhraj yang memanjang dari ujung lidah ke ujung yang lain.

  7. Inhiraf dan Takrir, Inhiraf bermakna meyimpang. Sedangkan takrir adalah gerakan berulang ketika membaca suatu huruf.

  8. Qalqalah, Qalqalah adalah bunyi pantulan dari pembacaan huruf tertentu.

  9. Idzlaq dan Ishmat, Idzlaq berarti mudah dikeluarkan (diucapkan) dari mulut, karena makhrajnya dekat dengan ujung lidah. Ishmat berarti kebalikannya, yakni tidak semudah idzlaq dalam pengucapan.

  10. Ghunnah, Ghunnah disini sifat yang dikhususkan oleh as-Syathibi, yang berupa huruf Nun dan Mim sukun, dan yang bertasydid.

  11. Al-Hawi, Al-Hawi berarti huruf yang makhrajnya leluasa untuk mengeluarkan suara yang lebih keras dibandingkan dengan makhraj huruf lain.

  12. Mad wal lin, mad wal lin adalah huruf Ya, Wawu, dan Alif yang sebelumnya didahului huruf yang berharakat kasrah, dhummah ataupun fathah kemudian dibaca lembut.

Demikian pengertian dan macam-macam sifatul huruf. (WWN)