Pengertian dan Macam-macam Sistem Operasi Jaringan

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sistem operasi adalah perangkat lunak paling penting di dalam sistem komputer. Dilansir dari (Sistem Operasi) (Ahmat Josi) (2019:34), ia berperan untuk mengatur segala bentuk informasi yang di-input dan mengolahnya supaya komputer bisa memproses perintah, sehingga menghasilkan output. Ada macam-macam sistem operasi di dunia ini, beberapa yang kerap kita dengar adalah Android dan Mac OS.
Pengertian dan Fungsi Sistem Operasi
Selain untuk menjalankan operasi dasar dari suatu komputer, berikut adalah pengertian dan fungsi lainnya dari sistem operasi:
1. Mengatur Perangkat Keras
Sistem operasi berfungsi untuk mengatur kerja perangkat keras komputer (resource manager), seperti CPU, speaker, dan lain-lain. Ia menyambungkan perangkat keras dengan perangkat lunak supaya dapat bekerja dengan baik.
2. Menjalankan Berbagai Aplikasi
Semua aplikasi ada di dalam sebuah sistem operasi. Apabila tidak ada sistem operasi, maka aplikasi-aplikasi itu tidak akan dapat dijalankan.
3. Memberikan Kinerja Komputer yang Optimal
Sistem operasi mengoptimalkan kinerja perangkat keras maupun perangkat lunak dari suatu komputer, seperti: memberikan waktu ketika menjalankan CPU dan memanggil file yang sudah disimpan di dalam hard disk.
Macam-macam Sistem Operasi
1. Sistem Operasi Mac OS
Sistem ini diluncurkan oleh perusahaan Apple dan terpasang di dalam komputer Macintosh atau biasa disebut dengan Mac.
Kelebihan:
Kebal terhadap virus
Fitur sinkronisasi secara real-time yang bisa digunakan di kedua produk Apple dengan ID yang sama
Multitasking
Hanya membutuhkan 1 hard disk untuk backup, kemudian Time Machine akan mendeteksi hard disk itu, sehingga secara otomatis mencadangkan semua sistem dan data yang ada di Mac OS X
Kekurangan:
Harga yang mahal
Fitur upgrade yang terbatas
Pengguna sistem operasi yang satu ini memang tergolong lebih rendah dibandingkan dengan pengguna windows, ini karena harga produk komputer keluaran apple yang tergolong mahal.
2. Sistem Operasi Android
Sistem Operasi Android sendiri berbasis linux yang dirancang untuk digunakan di perangkat ponsel berlayar sentuh seperti ponsel pintar atau komputer tablet. Awalnya sistem operasi ini dikembangkan oleh Android Inc. dengan dukungan pendanaan dari Google. Akhirnya pada tahun 2005, Google membelinya dan merilisnya pada tahun 2007.
Kelebihan:
Bersifat open source
Didukung aplikasi yang melimpah dari Google play store
Mendukung USB Mass Storage
Multitasking
Kekurangan:
Penggunaan baterai boros
Rawan malware
3. Sistem Operasi Microsoft Windows
Sistem operasi ini dikembangkan oleh Microsoft menggunakan GUI (Graphical User Interface) yang mengizinkan pengguna untuk berinteraksi dengan komputer dengan tampilan visual yang sangat user-friendly. Hingga kini sistem operasi ini merupakan yang paling populer untuk digunakan di berbagai komputer.
Kelebihan:
Mendukung berbagai hardware komputer
Kompatibel dengan banyak program office
Dukungan perangkat lunak yang optimal dari pengembang
Fitur troubleshooting yang mampu mengatasi berbagai masalah
Kekurangan:
Membutuhkan sumber daya RAM yang cukup besar
Amat rentan terhadap virus dan mudah diretas, sehingga membutuhkan antivirus tambahan
4. Sistem Operasi Linux
Sistem operasi ini diperkenalkan oleh Linus Torvalds pada tahun 1991. Linux merupakan sistem yang operasi open-source, sehingga bisa dimodifikasi, digunakan, dan didistribusikan oleh siapa pun secara bebas. Pengguna Linux umumnya memasang dan melakukan konfigurasi sendiri di konfigurasi sistem.
Kelebihan:
Sulit untuk dimasuki virus maupun diretas
Sistemnya yang stabil meminimalisir kemungkinan crash
Tidak memerlukan spesifikasi komputer yang tinggi
Tidak mengkonsumsi banyak resource dari komputer
Kekurangan:
Ketersediaannya sangat terbatas
Untuk menggunakannya, pengguna perlu terlebih dahulu mempelajari Command Line
Demikianlah macam-macam sistem operasi di dunia beserta penjelasannya. (BR)
