Pengertian Desentralisasi Beserta Kelebihan dan Kekurangannya

ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Secara umum, pengertian desentralisasi merupakan salah satu unsur terpenting yang ada dalam pemerintahan. Pemberlakukan asas ini tentunya mempunyai kelebihan dan kekurangan sehingga diperlukan analisis dan pemahaman yang lebih agar bisa mengetahui tentang desentralisasi beserta kelebihan dan kekurangannya.
Pengertian Desentralisasi
Desentralisasi adalah upaya yang dilakukan oleh pemerintah sebagai bentuk penyerahan kebijakan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah agar bisa mengatur daerahnya sendiri. Dengan kata lain, desentralisasi merupakan pemberian kewenangan dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah.
Adapun pengertian desentralisasi menurut para ahli adalah sebagai berikut.
Menurut Rondinelli, desentralisasi adalah penyerahan perencanaan, pembuatan keputusan, ataupun kewenangan administratif dari pemerintah pusat kepada suatu organisasi wilayah, satuan administratif daerah, organisasi semi otonom, pemerintah daerah, ataupun organisasi nonpemerintah atau lembaga swadaya masyarakat.
Menurut PBB, desentralisasi adalah suatu hal yang merujuk pada pemindahan kekuasaan dari pemerintah pusat, baik itu melalui dekonsentrasi (delegasi) pada pejabat wilayah ataupun melalui devolusi pada badan-badan suatu otonomi daerah.
Menurut Henry Maddick, desentralisasi adalah penyerahan kekuasaan secara hukum untuk dapat menangani bidang-bidang atau fungsi-fungsi tertentu kepada daerah otonom.
Kelebihan dan Kekurangan Desentralisasi
Berikut ini adalah berbagai kelebihan dan kekurangan desentralisasi yang dikutip dari buku Teori Pemerintahan karya Fathur Rahman (2018).
Kelebihan Desentralisasi
Lebih efektif, karena pemerintah daerah tidak perlu menunggu intruksi khusus dari pemerintah pusat saat harus mengatasi masalah tertentu.
Meringankan kerja pemerintah pusat, karena setiap daerah bisa melaksanakan kegiatan pemerintahannya sendiri.
Birokrasi yang tidak terlalu panjang, karena pemerintah daerah akan memangkas tahapan procedural dalam birokrasi sehingga lebih efisien.
Kekurangan Desentralisasi
Adanya perbedaan kebijakan antar daerah, karena setiap pemerintah daerah akan menerapkan kebijakan yang berbeda sesuai sistem otonomi daerahnya.
Mendorong timbulnya paham kedaerahan yang beresiko memicu perpecahan antar daerah dan mengancam keutuhan nasional.
Mengikis peran pemerintah pusat, karena segala kegiatan penyelenggaraan pemerintah daerah akan dilakukan oleh pejabat daerah.
Rawan eksploitasi kekayaan daerah, karena pemerintah daerah bisa dengan bebas menggunakan kekayaan daerahnya sehingga bisa memicu eksploitasi dan korupsi.
(Anne)
