Pengertian Evaluasi dan Tujuannya
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam suatu proses pekerjaan, kita sering mendengar kata evaluasi setelah melakukan kegiatan. Evaluasi memiliki arti yang cukup luas, untuk penerapan dari evaluasi biasanya diterapkan pada dunia kerja dan bertujuan untuk lebih baik lagi.
Pengertian Evaluasi
Dikutip dari buku Evaluasi Pembelajaran, Rina Febriana (2021: 1) pengertian evaluasi dalam arti luas adalah suatu proses dalam merencanakan, memperoleh, dan menyediakan informasi yang sangat diperlukan untuk membuat berbagai alternatif keputusan. Sedangkan menurut beberapa ahli seperti Anne Anastasi, arti evaluasi adalah proses sistematis untuk menentukan sejauh mana tujuan instruksional dicapai oleh seseorang. Evaluasi merupakan kegiatan untuk menilai sesuatu secara terencana, sistematik, dan terarah berdasarkan tujuan yang jelas. Sedangkan menurut A.D. Rooijakkers evaluasi adalah suatu usaha atau proses dalam menentukan nilai-nilai. Secara khusus evaluasi atau penilaian juga diartikan sebagai proses pemberian nilai berdasarkan data kuantitatif hasil pengukuran untuk keperluan pengambilan keputusan.
Tujuan Evaluasi
Berikut adalah beberapa tujuan dari evaluasi:
Untuk mengetahui seberapa baik tingkat penguasaan seseorang terhadap kompetensi yang sudah ditetapkan.
Untuk mengetahui apa saja kesulitan yang dialami seseorang dalam kegiatan atau aktivitasnya sehingga bisa dilakukan diagnosis serta kemungkinan memberikan remedia teaching.
Untuk mengetahui tingkat efisiensi serta juga efektivitas suatu metode, media, serta sumber daya lainnya didalam melaksanakan suatu kegiatan.
Sebagai umpan balik serta juga informasi penting bagi pelaksana evaluasi untuk dapat memperbaiki kekurangan yang ada yang mana hal itu dapat dijadikan ialah sebagai acuan didalam mengambil keputusan di masa mendatang.
Kriteria Evaluasi
Dalam melakukan sebuah evaluasi ada beberapa kriteria yang harus diperhatikan diantaranya adalah:
Efektifitas, yang mengidentifikasi apakah pencapaian tujuan yang diinginkan telah optimal.
Efisiensi, menyangkut apakah manfaat yang diinginkan benar-benar berguna atau bernilai dari program publik sebagai fasilitas yang dapat memadai secara efektif.
Responsivitas, yang menyangkut mengkaji apakah hasil kebijakan memuaskan kebutuhan/keinginan, preferensi, atau nilai kelompok tertentu terhadap pemanfaatan suatu sumber daya.
Dari ulasan mengenai apa itu evaluasi, semoga lebih memahami suatu proses pekerjaan. (WWN)

