Pengertian Feasibility Study yang Mudah Dipahami

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagi Anda yang ingin memulai usaha dalam bidang manufacture, trading, jasa dan usaha lainnya, Anda perlu melakukan feasibility study atau studi kelayakan. Dengan dilakukannya feasibility study ini, dapat membantu mencegah terjadinya kerugian yang bisa menimpa usaha Anda.
Selain itu, dengan melakukan feasibility study ini, maka akan diperoleh gambaran secara menyeluruh mengenai kelayakan sebuah usaha tersebut dijalankan. Baik ditinjau dari segi manajemen organisasinya, manajemen keuangan, manajemen sumber daya manusia, marketing dan akuntansi. Dalam melakukan feasibility study ini, maka sebaiknya Anda menggunakan jasa konsultan feasibility study.
Pengertian Feasibility Study Adalah
Secara istilah, feasibility study adalah studi yang penting untuk dilakukan terutama ketika memulai sebuah proyek atau bisnis. Dengan dilaksanakannya feasibility study ini, Anda dapat menilai dan menganalisis kelayakan suatu bisnis atau proyek bila dijalankan.
Bisa ditarik kesimpulan, pengertian feasibility adalah studi analisis yang digunakan untuk mengukur dan menilai tingkat kelayakan pada sebuah proyek. Kegiatan ini dilakukan untuk dapat mengetahui seberapa layak suatu rencana proyek tersebut. Feasibility sangatlah penting bagi perusahaan karena dapat membantu memberitahu persepsi tentang apa saja manfaat yang diterima dari proyek tersebut.
Menurut Rangkuti (2012), studi kelayakan bisnis dan investasi adalah analisis kelayakan tentang dapat tidaknya suatu proyek dilaksanakan. Dimana proyek yang dianalisis berupa proyek bisnis atau proyek investasi dengan tujuan separuh bisnis dan separuh sosial, seperti proyek investasi pembangunan jalan tol, kawasan industri, terminal, serta berbagai proyek investasi lainnya
Waktu tepat untuk perusahaan melakukan feasibility study adalah pada masa awal proyek dimulai terutama saat tahap desain perencanaan. Bagi perusahaan ternama, feasibility study dibuat untuk mengevaluasi dan menguji kelemahan dan kekuatan dari sebuah rencana proyek secara faktual.
Lalu, hasil dari feasibility study juga dapat membantu perusahaan dalam mengetahui serta menilai ancaman dan peluang yang ada di lingkungan sekitar, kebutuhan sumber daya, dan keberhasilan. Oleh karena itu, faktor-faktor utama pada proses studi ini meliputi pertimbangan dalam hal ekonomi, hukum, teknis, dan penjadwalan.
Feasibility Study atau studi kelayakan penting untuk pengembangan bisnis. Studi kelayakan dapat memungkinkan sebuah bisnis untuk membahas bagaimana dan dimana bisnis tersebut akan beroperasi. Feasibility Study juga dapat merusak potensi yang dapat menghambat operasi sebuah bisnis dan hanya sejumlah dana yang dibutuhkan untuk menjalankan bisnis tersebut. Studi Kelayakan ini bertujuan juga untuk strategi pemasaran yang dapat membantu meyakinkan investor atau bank bahwa mencoba dalam proyek atau bisnis tertentu adalah pilihan yang bijaksana.(U-IJ)
