Konten dari Pengguna

Pengertian, Fungsi, dan Contoh Laporan Posisi Keuangan

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Laporan Posisi Keuangan. (Foto: https://pixabay.com/id/)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Laporan Posisi Keuangan. (Foto: https://pixabay.com/id/)

Laporan keuangan adalah hal yang menjadi dasar bagi investor untuk melihat fundamental suatu perusahaan. Terdapat 4 pokok penting yang dilihat investor saat melihat laporan keuangan, yaitu laporan posisi keuangan (neraca) yang meliputi aset, liabilitas, dan ekuitas, laporan laba-rugi, laporan arus kas, serta laporan perubahan ekuitas.

Neraca adalah salah satu laporan keuangan. Posisi keuangan perusahan dapat dilihat pada neraca. Adapun beberapa analisis laporan keuangan juga menggunakan data neraca murni, misalnya analisis likuiditas dan solvency. Saat ini, laporan posisi keuangan merupakan istilah baru untuk menggantikan istilah neraca yang sudah ada sebelumnya. Nah, artikel kali ini akan membahas laporan posisi pada keuangan perusahaan.

Laporan Posisi pada Keuangan Perusahaan

Ilustrasi Laporan Posisi Keuangan. (Foto: https://pixabay.com/id/)

Dikutip dari buku Analisis Laporan Keuangan yang ditulis oleh Toto Pribadi (2019: 36), pengertian laporan posisi keuangan merupakan suatu pokok penting yang menggambarkan posisi keuangan pada suatu saat. Perusahaan publik akan menyusun laporan keuangan setiap tiga bulan atau kuartalan. Adapun laporan kuartalan tidak diaudit.

Laporan posisi pada keuangan perusahaan (neraca) dapat disusun berdasarkan persamaan akuntansi, yaitu:

Aset = Utang + Ekuitas

Dengan persamaan tersebut, komposisi neraca terdiri dari aset, utang dan ekuitas (modal). Aset adalah bentuk sumber daya perusahaan, sedangkan komposisi utang dan ekuitas sangat bervariasi. Utang akan menimbulkan biaya bunga, sedangkan modal atau ekuitas akan menimbulkan dividen.

Untuk lebih jelasnya, berikut adalah contoh laporan posisi pada keuangan perusahaan:

PT Mayora Indah Tbk dan Anak Perusahaan

Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian

31 Desember 2012 dan 2011

Aset

1. Aset Lancar:

Kas dan setara kas

Investasi jangka pendek

Piutang usaha

Piutang lain-lain – pihak ketiga

Persediaan

Uang muka pembelian

Pajak dibayar di muka

Biaya dibayar di muka

Total Aset Lancar

2. Aset Tidak Lancar:

Aset pajak tangguhan

Aset tetap-bersih

Uang muka pembelian aset tetap

Uang jaminan

Beban tangguhan

Total Aset Tidak Lancar

Total Aset

Catatan:

Penyisihan piutang ragu-ragu – usaha

Akumulasi penyusutan

*setiap bagian memiliki jumlah keuangan yang tertera dan dibedakan berdasarkan tahun 2012 dan 2011.

Semoga informasi ini bermanfaat! (CHL)