Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Contoh Tari Kreasi di Indonesia

ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seni tari adalah cabang kesenian yang menampilkan gerak yang indah dari tubuh seseorang yang bergerak, berirama, dan juga berjiwa sesuai dengan maksud serta tujuan dari. Dalam perkembangannya, seni tari kini dibedakan menjadi tari tradisi dan tari kreasi. Lantas, apa yang dimaksud dengan tari kreasi? Nah, Anda bisa mendapatkan jawabannya dalam penjelasan di bawah ini.
Pengertian Tari Kreasi
Mengutip dari buku 99% Sukses Menghadapi Ulangan Harian SD/MI Kelas 4 karya Tim Guru Eduka, Eka, dan Yukha (2018:328), pengertian tari kreasi adalah sebuah gerakan yang ingin membangun pernyataan baru dan mempunyai kebebasan penuh dalam berkreasi. Umumnya, tari kreasi ini lebih sering digunakan sebagai eksperimental para penari.
Fungsi Tari Kreasi
Tari kreasi mempunyai banyak fungsi, seperti digunakan sebagai pertunjukan dan hiburan. Selain itu, tari kreasi juga disusun dengan baik serta membutuhkan persiapan yang panjang melalui latihan-latihan serius. Tidak hanya itu saja, tari kreasi umum digunakan sebagai media ekspresi diri sekaligus menuangkan perasaan dan dirinya melalui gerakan-gerakan tarian.
Jenis-Jenis Tari Kreasi
Setelah mengetahui apa yang dimaksud dengan tari kreasi, Anda juga perlu memahami jenis-jenisnya. Berikut adalah penjelasan selengkapnya.
1. Tari Rakyat
Tari rakyat adalah jenis tarian yang berkembang di lingkungan masyarakat lokal serta hidup dan berkembang secara turun temurun.
2. Tari Klasik
Tarian klasik adalah tarian yang berkembang di keraton serta mempunyai pakem-pakem tertentu dan nilai-nilai estetis yang tinggi.
3. Tari Kreasi Baru
Tari yang dikembangkan sesuai dengan perkembangan zaman. Akan tetapi, pada dasarnya tetap tidak menghilangkan nilai-nilai tradisi itu sendiri.
Contoh Tari Kreasi
Berikut ini adalah beberapa contoh tari kreasi di Indonesia yang perlu Anda ketahui.
Tari Gebyar Trompong.
Tari Oleg Tambulilingan.
Tari Manuk Rawa (Bali).
Tari Karonsih (Jawa tengah).
Tari Kipas.
Tari Mainang Pulo Kampu (Sumatra).
(Anne)
