Pengertian Gaya Coriolis dan Pengaruhnya Terhadap Bumi

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Angin merupakan gerakan udara mendatar atau sejajar dengan permukaan bumi yang terjadi karena adanya perbedaan tekanan udara dari satu tempat dengan tempat lainnya. Perbedaan tekanan tersebut dapat disebabkan oleh suhu yang berbeda akibat intensitas paparan radiasi matahari yang berbeda pula.
Angin bergerak dari tekanan tinggi ke tekanan rendah. Semakin besar beda ketinggiannya, semakin besar pula kecepatan alirannya. Selain memiliki kecepatan, gerakan angin juga memiliki arah. Arah gerakan tersebut juga dipengaruhi oleh rotasi bumi dan menghasilkan gaya Coriolis.
Nah, artikel kali ini akan membahas lebih lanjut mengenai gaya Coriolis dan pengaruhnya terhadap bumi.
Pengertian Gaya Coriolis
Dikutip dari buku Meteorologi Penerbangan dan Pengaruhnya Terhadap Operasi Pesawat Udara–Rajawali Pers yang ditulis oleh Aminarno Budi Pradana (2021: 28), pengertian gaya Coriolis (Coriolis force) adalah gaya yang membelokkan arus udara yang disebabkan oleh rotasi bumi (perputaran bumi pada porosnya). Ketika gaya tersebut terjadi di belahan bumi utara, gaya Coriolis akan membelokkan arus udara ke kanan, sedangkan ketika terjadi di belahan bumi selatan, arus udara akan dibelokkan ke kiri.
Dikutip dari buku Geografi: Menyingkap Fenomena Geosfer untuk SMA/MA Kelas XI yang ditulis oleh Ahmad Yani & Mamat Ruhimat (2007: 124), gaya Coriolis cenderung membelokkan arah angin yang seharusnya lurus menuju daerah yang bertekanan lebih rendah. Dalam pembelajaran fisika, rasio percepatan lokal dengan percepatan akibat gaya Coriolis adalah w/f. Besar f (parameter Coriolis) adalah w/f ~ 10^4, yang berarti percepatan Coriolis lebih kecil dari pada percepatan lokal, sehingga untuk gelombang paras dengan frekuensi tinggi, gaya Coriolis dapat dihilangkan pada persamaan gerak.
Beberapa pengaruh terpenting dari efek Coriolis dari segi geografis adalah defleksi angin dan arus di lautan. Efek signifikan tersebut berpengaruh pada alat atau barang buatan manusia, seperti pesawat terbang dan rudal. Hal tersebut dikarenakan efek Coriolis akan meningkat seiring kecepatan suatu objek juga meningkat. Efek Coriolis secara signifikan membelokkan aliran udara.
Semoga informasi ini bermanfaat! (CHL)
