Pengertian Gerhana dan Jenis-jenis Gerhana

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gerak revolusi bumi dan bulan mengelilingi matahari menyebabkan terjadinya gerhana. Gerhana atau dalam bahasa Inggris disebut eclipse, adalah sebuah fenomena alam ketika suatu benda langit bergerak ke dalam bayangan benda langit lainnya. Dalam hal ini terjadi pada bulan, bumi, dan matahari. Ada dua jenis gerhana yang kita kenal, yaitu gerhana bulan dan gerhana matahari. Apakah pengertian dari kedua gerhana tersebut?

Pengertian Gerhana Bulan dan Gerhana Matahari.
Berikut ini adalah penjelasan mengenai pengertian gerhana bulan dan gerhana matahari berdasarkan buku IPA Terpadu SMP dan MTs Jilid 3B oleh Dr. Eng. Mikrajuddin Abdullah, M.Si, Drs. Saktiyono, M.Si, dan Drs. Lutfi (2007: 91-93).
Gerhana Bulan
Gerhana bulan terjadi pada saat bulan yang sedang dalam fase purnama masuk ke dalam bayangan bumi. Pada saat gerhana bulan, posisi bulan, bumi, dan matahari berada pada satu garis dan bulan terletak di belakang bumi. Pada mulanya bulan akan terlihat agak redup ketika masuk pada daerah penumbra. Bulan menjadi tidak tampak sama sekali saat memasuki daerah umbra. Peristiwa tersebut disebut sebagai gerhana bulan total.
Saat masuk kembali ke dalam daerah penumbra, bulan muncul dalam keadaan redup. Gerhana berakhir ketika bulan keluar dari daerah penumbra. Gerhana bulan berlangsung cukup lama karena bayangan bumi cukup besar dan bisa mencapai 6 jam jika bulan melewati tengah bayangan.
Ketika bulan hanya menyinggung bayangan penumbra, maka gerhana hanya berlangsung beberapa saat. Peristiwa ini disebut sebagai gerhana bulan sebagian.
Gerhana Matahari
Gerhana matahari berlangsung ketika bulan melintas di antara bumi dan matahari. Jika bumi, bulan, dan matahari tepat berada pada satu garis, maka bayangan bulan dapat menutup sebagian daerah di bumi. Ada dua macam bayangan bulan yaitu umbra dan penumbra.
Berdasarkan buku Pasti Bisa Ilmu Pengetahuan Alam untuk SD/MI Kelas VI oleh Nunik Nurhidayati, Efrie Lestari, dan Toto S. (2018: 74-75), gerhana matahari terdiri dari tiga macam, yaitu gerhana matahari total, gerhana matahari sebagian, dan gerhana matahari cincin.
Gerhana matahari total terjadi saat permukaan bumi tertutup oleh bayangan umbra bulan. Gerhana ini terjadi pada daerah yang terkena umbra bulan.
Gerhana matahari sebagian terjadi ketika permukaan bumi tertutup oleh penumbra bulan. Pada saat gerhana matahari sebagian, masih ada bagian matahari yang bersinar terang. Gerhana matahari sebagian berlangsung lebih lama daripada gerhana matahari total.
Gerhana matahari cincin terjadi ketika bulan terletak pada titik terjauh dari bumi. Pada kedudukan ini, bumi hanya tertutup oleh perpanjangan umbra bulan. Daerah di permukaan bumi yang berada pada perpanjangan umbra bulan mengalami gerhana cincin. Pada daerah yang mengalaminya, matahari tampak bercahaya dalam bentuk cincin, sedangkan pada bagian tengahnya kabur.
Itulah penjelasan mengenai pengertian gerhana dan jenis-jenisnya, yaitu gerhana bulan dan gerhana matahari. Semoga penjelasan ini dapat menambah pengetahuan mengenai proses gerhana pada benda angkasa. (IND)
