Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.99.0
Konten dari Pengguna
Pengertian Halalan Thayyiban dalam Islam
28 Oktober 2021 18:20 WIB
·
waktu baca 3 menitTulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Ucapan Halalan Thayyiban adalah ucapan yang sangat terkenal di kalangan umat Islam . Ucapan tersebut berkaitan dengan bagaimana umat Islam mengkonsumsi makanannya dan untuk mengetahui apakah makanan tersebut boleh dikonsumsi atau tidak.
ADVERTISEMENT
Apakah arti Halalan Thayyiban dan bagaimana kriteria makanan dapat memenuhi Halalan Thayyiban? Simak dalam penjelasan berikut ini.
Pengertian Halalan Thayyiban
Halalan Thayyiban berasal dari gabungan dua kata dalam bahasa Arab yaitu halal dan thayyib. Halal memiliki makna sesuatu yang tidak dilarang dalam agama. Lawan kata halal adalah haram. Menurut buku Pemasaran Syariah Era Digital oleh Dr. Ir. Idris Parakkasi, M.M (2020: 32-33), setidaknya keharaman dibagi dalam dua aspek:
Sedangkan thayyib bermakna makanan enak yang dapat dirasakan oleh indra dan jiwa. Halalan Thayyiban disebutkan dalam ayat Al Quran, yaitu Surat Al Baqarah ayat 168:
ADVERTISEMENT
"Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu. (QS Al Baqarah ayat 168)."
Ibnu Katsir berpendapat bahwa penjelasan mengenai Halalan Thayyiban dalam Surat Al Baqarah 168 adalah sebagai berikut:
"Sesuatu yang baik, tidak membahayakan tubuh dan pikiran." (Imam Ibnu Katsir, Tafsir Al Quran Al Adhim, [Beirut: Dar Ihya' Al Kurtub al Arabbiyah] jilid 1, hal 253).
Kriteria Makanan Halalan Thayyiban.
Terdapat kriteria yang perlu diperhatikan umat Muslim untuk mempermudah memperoleh makanan Halalan Thayyibhan berdasarkan buku CSR Islam: Tujuh Prinsip Transformasi Organisasi untuk Kemajuan Bisnis dan Masyarakat oleh Mohammad Reevany Bustami, Moh. Mudzakir, dan Ellisha Nasruddin (2021: 61-63).
ADVERTISEMENT
Kriteria Halal
Kriteria halal suatu makanan setidaknya dapat ditinjau dari dua kriteria, yaitu
Kriteria Baik (Thayyibhan)
Ada tiga kriteria yang harus dipenuhi supaya makanan baik untuk dikonsumsi, yaitu makanan sehat dan seimbang, proporsional, dan aman.
Itulah penjelasan mengenai pengertian Halalan Thayyiban dalam Islam beserta kriteria yang harus dipahami umat Muslim mengenai makanan yang Halalan Thayyiban. Semoga penjelasan ini dapat membantu umat Muslim dalam memilih makanan yang halal dan baik untuk kesehatan. (IND)
ADVERTISEMENT