Pengertian Iman dalam Islam Berdasarkan Al-Quran

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian iman dalam Islam ibarat cahaya yang memancar bagi seorang mukmin. Di antara orang mukmin itu terdapat perbedaan-perbedaan dalam menggunakan cahaya itu.
Iman apabila dilihat dari esensinya, maka tidak bisa bertambah dan berkurang. Tetapi apabila dilihat dari sifatnya, iman dapat bertambah dan berkurang dalam arti lemah dan kuatnya.
Pengertian Iman dalam Islam dan Dalilnya
Iman, menurut bahasa berasal dari kata amana yu'minu imanan. Dikutip dari buku Ensiklopedi Iman, Abdul Majid (2016:9), pengertian iman dalam Islam dan dalilnya adalah sebagai berikut.
1. Tashdiq (Percaya)
Iman terkadang diartikan sebagai tashdiq (mempercayai), seperti makna linguistiknya. Hal ini sesuai dengan firman Allah Swt 56,
"Engkau tentu tidak akan percaya kepada kami sekalipun kami berkata benar"(Yusuf 17).
Al-Qur'an menyebutkan tentang iman dengan menggunakan lafal yaqin (meyakini) yang didukung oleh bukti-bukti, sebagaimana Allah Swt. berfirman,
"...dan mereka yakin dengan adanya hari akhirat"(Al-Baqarah:4).
2. Pernyataan dalam Bentuk Ucapan
Definisi iman menurut syara' berarti juga pernyataan dalam bentuk ucapan. Allah Swt. berfirman,
Katakanlah: "Kami beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kami"(Al- Baqarah:135).
Dalam ayat lain, Allah Swt. berfirman,
Katakanlah (Muhammad), "Wahai orang-orang kafir aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah"(Al-Kafirun:1-2).
Firman Allah Swt. lainnya,
Katakanlah (Muhammad), "Dialah Allah yang Maha Esa, Allah tempat meminta segala sesuatu"(Al-Ikhlas:1-2).
3. Amal (Aktivitas)
Kata iman dalam Al-Qur'an dan As-Sunnah terkadang diartikan sebagai amal (aktivitas). Allah Swt. berfirman,
"dan Allah tidak akan menyia-nyiakan imanmu..."(Al-Baqarah:143).
Rasulullah Saw. bersabda,
الْإِيمَانُ بِضْعُ وَسَبْعُونَ أَوْ بِضْعُ وَسِتُونَ شُعْبَةً
فَأَفْضَلُهَا قَوْلُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَدْنَاهَا إِمَاطَةُ
الْأَذَى عَنْ الطَّرِيقِ.
"Iman itu ada tujuh puluh sekian atau enam puluh sekian cabang. Cabang yang paling utama adalah ucapan la ilaha illallah, dan cabang yang terendah adalah menyingkirkan penghalang atau gangguan dari jalan".
Hadits ini pun diakhiri dengan,
"..dan malu merupakan salah satu cabang dari iman".
Juga dalam sabda Rasulullah Saw. lainnya,
"Mukmin yang imannya paling sempurna adalah yang paling baik akhlaknya".
Baca juga: Makna Beriman kepada Allah dan Rasul-Nya
Pengertian iman dalam Islam adalah keyakinan dalam hati yang diucapkan dengan lisan, dan diamalkan dalam perbuatan. Menaati perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya termasuk bagian dari iman.(DK)
