Pengertian Injil Barnabas dalam Ajaran Katolik

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam agama Katolik, pengertian injil Barnabas adalah semacam kitab yang terdapat ungkapan yang mirip digunakan oleh penyair Dante asal Italia dan banyak menggunakan pendahuluan versi Spanyol, sehingga dianggap sebagai karya dari Italia.
Ajaran Katolik mengakui injil ini karena dianggap bertentangan dengan ajaran Kristus dan para Rasul. Dari buku The Gospel of Barnabas and the Diatessaron, Jan Joosten (2002) bahkan dijelaskan terdapat persamaan tekstual antara Injil Barnabas dalam bahasa Italia dan berbagai teks lainnya dari keempat Injil kanonik dalam bahasa Inggris pertengahan dan dalam bahasa Belanda pertengahan.
Injil Barnabas tidak diakui sebagai ajaran Katholik
Injil Barnabas tidak di termasuk dalam kanon Alkitab atau Alkitab yang diakui karena beberapa alasan spesifik, antara lain:
Injil Barnabas dibuat pada abad ke 16, berabad – abad dari zaman Yesus dan para Rasul (1400 tahun dari zaman Rasul Barnabas), sehingga bisa dipastikan bukanlah Barnabas sendiri yang menuliskannya.
Isi dari Injil Barnabas bertentangan dengan Alkitab dan ajaran Kristen melainkan lebih pada penafsiran umat muslim:
''Terpujilah nama-Mu yang kudus, ya Allah Tuhan kita... Tiada Tuhan Selain Allah dan dan Muhammad adalah utusan-Nya''. (Bab 39 Barnabas)
"Atas perintah Allah, Mikael mengusir Adam dan Hawa dari surga, kemudian Adam keluar dan berbalik melihat tulisan pada pintu surga 'Tiada Tuhan Selain Allah dan Muhammad adalah Rasul Allah...'' (Bab 41 Barnabas)
3. Ketidaksesuaian isi Injil Barnabas dengan Sejarah
Pada Injil Barnabas disebutkan bahwa Yesus lahir pada zaman Pontius Pilatus pada tahun 26. Hal ini berbeda dengan Injil Lukas 2:1 yang menerangkan bahwa Yesus lahir pada Zaman Kaisar Agustus.
Selain itu dalam Injil Barnabas, Yesus dikatakan ‘berlayar’ ke Nasaret (bab 20), padahal Nasaret bukan kota pelabuhan. Tidak ada pantai atau perairan di Nasaret untuk orang dapat berlayar (32°42′7″LU 35°18′12″BT).
4. Tidak ada Bapa Gereja di abad ke 1 sampai ke-15 (1500 tahun) yang pernah mengutip Injil Barnabas.
5. Injil Barnabas tidak dikanonisasi (diakui oleh otoritas gereja karena isi dari injil Barnabas berlawanan dengan Injil Sinoptik
Injil Barnabas tidak sesuai dengan syarat kanonisasi Perjanjian Baru karena tidak bersifat Apostolik, tidak bersifat katolik (diterima secara umum), tidak bersifat ortodoks, tidak digunakan dalam liturgi gereja dan juga Injil Barnabas tidak disahkan dalam konsili Kartago.
Itulah alasan mengapa Injil Barnabas bukanlah Injil yang diakui dalam ajaran agama Katolik, semoga berguna ya. (Adelliarosa)
