Pengertian Jurnal Penutup dan Tujuan Membuatnya

·waktu baca 1 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam bidang akuntansi dikenal istilah Jurnal Penutup. Berdasarkan Modul Teknisi Akuntansi Dalam Jaringan yang disusun Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, pengertian jurnal penutup dijelaskan sebagai jurnal akuntasi yang harus dibuat untuk menjadikan rekening akun-akun sementara menjadi bersaldo 0 (NOL) pada akhir periode akuntansi. Dalam bahasa yang sederhana, jurnal penutup merupakan ayat jurnal yang perlu dibuat pada akhir periode untuk menutup rekening akun nominal sementara.
Tujuan dan Fungsi Jurnal Penutup
Tujuan dan Fungsi Jurnal Penutup dalam Modul Teknis Akuntansi Dalam Jaringan dijelaskan sebagai berikut:
Untuk memisahkan transaksi akun pendapatan dan beban tidak bercampur aduk dengan jumlah pendapatan dan beban tahun sebelumnya
Menyajikan neraca awal periode berikutnya setelah dilaksanakan penutupan buku
Mempermudah jika dilaksanakan pemeriksaan karena telah dilakukan pemisahan transaksi yang terjadi pada periode sebelumnya dengan transaksi pada periode berikutnya
Menyajikan informasi keadaan yang sebenarnya (riil) pada suatu perusahaan setelah dilakukan penutupan buku. Laporan keuangan hanya memperlihatkan tentang akun sesungguhnya (riil) yang terdiri atas harta, kwajiban dan ekuitas.
Sedangkan Fungsi Jurnal Penutup menurut buku Siklus Dasar Akuntansi oleh Al Jusmir dan Patricia Putri Puspita Sari adalah
Menghitung jumlah laba rugi dari akun pendapatan dan beban
Memindahkan (menolkan) saldo akun sementara ke akun modal untuk pencatatan periode selanjutnya
Menghitung modal akhir periode
Demikian penjelasan mengenai pengertian, tujuan dan fungsi Jurnal Penutup dalam akuntansi semoga dapat memberikan informasi yang bermanfaat untuk anda yang sedang memulai pekerjaan dalam bidang akuntansi.(IND)
