Konten dari Pengguna

Pengertian Kata Konjungsi: Jika, Seandainya, Apabila, dan Merupakan

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi konjungsi dalam Bahasa Indonesia, sumber foto: https://www.pexels.com/
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi konjungsi dalam Bahasa Indonesia, sumber foto: https://www.pexels.com/

Dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia ada satu materi yang sering kita gunakan dalam menulis, yang berkaitan dengan kata penghubung atau konjungsi. Dalam menulis, kita pasti menggunakan jika seandainya apabila merupakan bagian dari kata hubung untuk menghubungkan satu kalimat dengan kalimat lainnya agar saat dibaca menjadi sebuah kalimat yang baik.

Pengertian Konjungsi

Dikutip dari buku Sukses USBN Bahasa Indonesia untuk SD/MI) (Tim Ganesha Operation) (2019: 83) pengertian dari kata penghubung atau konjungsi adalah kata yang menghubungkan antara kata dengan kata, frasa dengan frasa, dan klausa dengan klausa dalam satu paragraf. Kata hubung digunakan pada kalimat majemuk yang merupakan gabungan dua atau lebih kalimat tunggal.

Macam-Macam Kata Konjungsi

Ilustrasi konjungsi dalam Bahasa Indonesia, sumber foto: https://www.pexels.com/

Konjungsi Koordinatif

Konjungsi koordinatif adalah kata hubung yang digunakan untuk menghubungkan dua klausa yang berkedudukan sama sehingga menghasilkan kalimat majemuk yang setara. Contoh konjungsi ini adalah dan, dari, serta, melainka, padahal, sedangkan, atau, tetapi.

Konjungsi Subordinatif

Konjungsi subordinatif adalah kata hubung untuk menggabunglan dua klausa atau lebih yang memiliki hubungna bertingkat sehingga menghasilkan kalimat majemuk bertingkat. Contohnya adalah :

  • Sesudah, sehabis, sejak, ketika, tatkala, sementara, sambil, dan seraya (hubungan waktu).

  • Jika, jikalau, asalkan, bila, manakala (hubungan syarat).

  • Andaikan, seandainya, seumpama (hubungan pengandaian).

  • Agar, biar, supaya (hubungan tujuan).

  • Biarpun, meskipun, sekalipun, kendatipun, sungguhpun (hubungan konsesif).

  • Seakan-akan, seolah-olah, sebagaimana, seperti, sebagai, laksana (hubungan pemiripan).

  • Sehingga, sampai-sampai, makanya (hubungan penyebaban).

  • Bahwa (hubungan penjelasan). Dengan (hubungan cara).

Konjungsi Korelatif

Konjungsi korelatif adalah kata hubung yang menggabungkan dua kata, frasa, atau klausa di mana kedua unsur tersebut memiliki fungsi sintaksis yang sama. Contohnya adalah:

  • Tidak hanya... tetapi juga...,

  • Tidak hanya..., bahkan...,

  • Bukannya... melainkan...,

  • Makin..., makin, ...,

  • Jangankan... pun... .

Konjungsi Antarkalimat

Konjungsi antarkalimat adalah konjungsi yang digunakan untuk menggabungkan dua kalimat atau lebih. Contohnya adalah biarpun begitu, sekalipun demikian, lagi pula, akan tetapi, namun, kecuali itu, oleh karena itu, dll.

Konjungsi Antarparagraf

Konjungsi antar paragraf adalah konjungsi atau kata hubung yang digunakan untuk menghubungkan dua paragraf. Contohnya adalah di samping itu, bagaimanapun juga, sebagaimana, oleh karena itu, untuk itulah, ddl.

Demikian ulasan mengenai jika seandainya apabila merupakan bagian dari kata hubung atau konjungsi. (WWN)