Pengertian Keras Kepala dan Tandanya yang Perlu Diwaspadai

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menghadapi orang dengan sifat keras kepala memang tidak mudah. Oleh sebab itu, pengertian keras kepala dan tandanya wajib dipahami dan diwaspadai.
Keras kepala merupakan salah satu penyakit hati. Dengan demikian, Islam melarang umatnya memiliki sifat keras kepala.
Pengertian Keras Kepala dan Tandanya yang Perlu Diketahui
Keras kepala merupakan salah satu sifat manusia yang paling dibenci oleh Allah Swt. Dikutip dari buku 10 Azab Wanita yang Disaksikan Rasulullah Saw., El Hosniah (2016:53), berikut adalah pengertian keras kepala dan tandanya yang perlu dipahami.
Dalam bahasa Arab, sifat keras kepala disebut 'inad. Pengertian keras kepala adalah perilaku menolak kebenaran dari luar dirinya. Allah Swt. menerangkan tentang sifat keras kepala dalam firman-Nya berikut ini.
وَاسْتَفْتَحُوا وَخَابَ كُلُّ جَبَّارٍ عَنِيدٍ
Artinya, "Dan, mereka memohon kemenangan (atas musuh-musuh mereka), dan binasalah semua orang yang berlaku sewenang-wenang lagi keras kepala"(QS. Ibrahim (14:15).
Sifat keras kepala yang diterangkan oleh ayat tersebut bersifat umum. Artinya, sifat keras kepala dalam ayat itu tidak hanya ditujukan kepada sebagian muslim, tetapi seluruh umat muslim.
Mengenal Tanda-Tanda Keras Kepala
Dengan mengenali tanda-tandanya, umat muslim diharapkan dapat menghindari sifat keras kepala. 8 Tanda sifat keras kepala adalah berikut ini.
Cenderung tidak mau kalah dengan orang lain.
Selalu ingin menang sendiri. Ia juga tidak mau perkataannya dibantah.
Orang dengan sifat keras kepala biasanya abai terhadap nasihat orang lain, meskipun perbuatannya memang salah.
Bagi orang keras kepala, mengalah adalah pekerjaan bodoh, sehingga dirinya pantang untuk melakukan hal tersebut.
Orang yang keras kepala tidak mudah percaya dengan orang lain, dan cenderung berpikiran negatif terhadap sesama.
Orang yang keras kepala biasanya pantang, atau tidak mau mengucapkan kata "maaf," karena kata itu dapat melukai harga dirinya.
Orang keras kepala tidak mau mendengarkan, apalagi menerima usulan orang lain.
Pemilik sifat keras kepala umumnya tidak peka terhadap keadaan orang lain, sehingga sulit untuk berempati.
Baca juga: Sifat-Sifat Mulia Para Rasul untuk Dijadikan Inspirasi
Demikian pengertian keras kepala dan tandanya yang dapat dikenali. Sifat keras kepala berasal dari pikiran-pikiran negatif, yaitu egoisme, merasa benar sendiri, dan kesombongan.(DK)
