Konten dari Pengguna

Pengertian Konduksi, Ciri-Ciri, dan Prosesnya

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pengertian konduksi, ciri-ciri, dan prosesnya. Foto: Unsplash/C D-X
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pengertian konduksi, ciri-ciri, dan prosesnya. Foto: Unsplash/C D-X

Perpindahan kalor atau panas menjadi sebuah hal yang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu perpindahan kalor adalah konduksi. Namun, yang menjadi pertanyaan, apa pengertian konduksi?

Terlebih, perpindahan kalor terdiri dari beberapa jenis. Sehingga, untuk membedakannya perlu mengetahui ciri-ciri dan prosesnya.

Pengertian Konduksi

Ilustrasi pengertian konduksi. Foto: Unsplash/Dan Dennis

Sebelum ke penjelasan dari pengertian konduksi, perlu terlebih dahulu mengetahui apa yang dimaksud dengan kalor?

Kalor adalah salah satu bentuk energi yang diterima atau dilepaskan oleh sebuah benda. Dampaknya adalah ada dua kemungkinan yang terjadi.

Pertama adalah terjadinya perubahan temperatur dari zat tersebut, kalor yang seperti ini disebut dengan kalor sensibel (sensible heat). Dan yang kedua adalah terjadi perubahan fase zat, kalor jenis ini disebut dengan kalor laten (latent heat).

Sedangkan pengertian konduksi menurut Dr. Ir. Soetyono Iskandar, M.T., M.Pd. dalam bukunya Perpindahan Panas: Teori, Soal dan Penyelesaian (2015), pengertian konduksi adalah proses di mana panas mengalir dari daerah yang bersuhu lebih tinggi ke daerah lebih rendah di dalam satu medium (padat, cair, dan gas) atau antara medium-medium yang berlainan yang bersinggungan secara langsung.

Dalam aliran panas konduksi, perpindahan energi terjadi karena hubungan molekul secara langsung tanpa adanya perpindahan molekul yang cukup besar.

Ciri-Ciri Konduksi

Sebagai perpindahan kalor, konduksi memiliki beberapa ciri-ciri, yakni

  • Memerlukan zat perantara atau medium

  • Harus terjadi sentuhan

  • Perpindahan kalor tidak diikuti zat perantara

  • Biasanya, terjadi pada zat padat.

Proses Perpindahan Kalor secara Konduksi

Ilustrasi proses perpindahan kalor secara konduksi. Foto: Unsplash/Louis Hansel

Perpindahan kalor secara konduksi terjadi pada tingkat atom atau partikel melalui kontak langsung. Materi ini tidak bergerak, akan tetap energi panas disalurkan melalui materi.

Meski demikian, perpindahan panas ditentukan oleh konduktivitas termal material dan jumlah yang menunjukkan kemudahan panas dihantarkan.

Konduktor secara efisien mentransfer energi; isolator mentransfer energi dengan buruk. Konduksi terjadi dalam keadaan umum materi (padat, cair, gas, plasma) tetapi dengan berbagai tingkat efisiensi.

Contoh:

  • Tangan melepuh saat memegang wajan.

  • Melelehnya mentega saat diletakkan di wajan yang dipanaskan.

  • Knalpot yang panas akibat mesin motor yang dihidupkan.

  • Saat membakar ujung besi, ujung besi yang tidak terkena api akan menjadi panas.

Baca Juga: Inilah Mekanisme Perpindahan Kalor Atau Energi, dan Penjelasannya

Itulah penjelasan singkat tentang pengertian konduksi, ciri-ciri, dan prosesnya. Semoga penjelasan di atas dapat memahami perpindahan kalor yang sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.(MZM)