Pengertian Konsumsi dalam Ilmu Ekonomi

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mungkin di antara pembaca ada yang masih ingat dengan materi tentang konsumsi dalam pelajaran ekonomi di sekolah. Apa yang dimaksud dengan konsumsi? Simak pengertiannya dalam artikel berikut ini.
Konsumsi dalam ilmu ekonomi tidak hanya berkaitan dengan makanan, namun juga hasil produksi lainnya. Tingkat daya beli dan konsumsi suatu masyarakat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi negara. Untuk meningkatkan daya beli dan konsumsi, maka pemerintah harus mencegah inflasi, terutama pada kebutuhan pokok dan pangan.
Apa yang Dimaksud dengan Konsumsi dalam Ilmu Ekonomi?
Dikutip dari buku Hadis-Hadis Ekonomi (2017:155),
"Konsumen (consumer) berarti orang yang melakukan konsumsi. Secara bahasa, konsumsi berarti merusak, menghabiskan, menyita, memakan atau meminum habis, dan menghamburkan. Dalam kamus Bahasa Indonesia konsumsi artinya pemakaian hasil barang produksi (bahan pakaian, makanan, dan sebagainya)".
Berdasarkan penjelasan di atas, konsumsi adalah suatu kegiatan manusia mengurangi atau menghabiskan nilai guna suatu barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan, baik secara berangsur atau sekaligus. Pihak yang melakukan konsumsi disebut konsumen.
Fakta dan Tujuan Konsumsi
Faktor-faktor yang mendasarkan dilakukannya kegiatan konsumsi adalah,
Faktor Internal:
Pendapatan
Motivasi
Sikap dan Kepribadian
Selera
Faktor Eksternal
Kebudayaan
Status Sosial
Harga
Adapun tujuan dari dilakukannya konsumsi antara lain sebagai berikut,
Untuk memenuhi kebutuhan hidup. Konsumsi yang dilakukan manusia dalam kaitannya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya adalah yang berkaitan dengan pangan, sandang, dan papan.
Menghabiskan atau mengurangi nilai guna suatu barang barang secara sekaligus atau bertahap.
Untuk memperoleh kepuasan setinggi-tingginya sehingga tercapai tingkat kemakmuran. Barang tersier atau barang mewah merupakan konsumsi untuk kepuasan atau gengsi.
Meningkatkan jumlah produksi dan mempercepat distribusi. Daya beli dan konsumsi suatu negara berbanding lurus dengan pertumbuhan ekonominya.
Mendapatkan penghargaan dari orang lain. Tingkat konsumsi juga merupakan salah satu simbol status dalam masyarakat.
Setelah mengenal lebih jauh tentang apa yang dimaksud dengan konsumsi, maka dapat dipahami bahwa pengertian konsumsi tidak hanya sebatas makan dan minum. Melainkan juga meliputi pemanfaatan atau pendayagunaan segala sesuatu yang dibutuhkan manusia dalam mempertahankan hidupnya.(DK)
