Pengertian Korupsi menurut Para Ahli dan Penyebab Seseorang Melakukannya

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Korupsi merupakan tindakan penyelewengan yang sekarang ini banyak dilakukan oleh pejabat tinggi negara. Tindakan yang satu ini tentu tak hanya merugikan negara, tetapi juga rakyat secara umum. Meski istilah ini sudah familiar, tetapi tak banyak orang yang bisa jelaskan pengertian korupsi itu sendiri.
Padahal sudah banyak para ahli, baik yang di Indonesia maupun luar negeri, yang mengemukakan pendapatnya mengenai pengertian korupsi ini. Oleh karena itulah, sangat penting bagi setiap individu untuk memahami konsep dari istilah korupsi itu sendiri.
Pengertian Korupsi menurut Para Ahli
Mengutip dari buku Penyelesaian Tindakan Pidana Korupsi dengan Kerugian Kecil (Petty Corruption) Berdasarkan Analisa Ekonomi dalam Hukum (Economic Analysis Of Law), I Made Agus Mahendra Iswara, Arya Agung Iswara, dan Made Gede Arthadana (hal 38), pengertian korupsi menurut L. Bayley adalah perbuatan penyuapan yang berkaitan dengan penyalahgunaan wewenang atau kekuasaan sebagai akibat adanya pertimbangan dari mereka yang memegang jabatan bagi keuntungan pribadi.
Sedangkan beberapa pengertian korupsi menurut para ahli lainnya adalah sebagai berikut.
Menurut Jeremy Pope, korupsi adalah perilaku yang dilakukan oleh pejabat, di mana hal itu secara tidak wajar maupun tidak sah, membuat diri mereka dan orang lain menyalahgunakan wewenangnya.
Menurut Syed Hussein Alatas, korupsi adalah penyuapan, pemerasan, nepotisme, dan penyalahgunaan kepercayaan atau jabatan demi kepentingan pribadi.
Menurut Robert Klitgaard, korupsi adalah perilaku menyimpang dari jabatan atau tugas resmi dalam negara, demi keuntungan, status, atau ruang.
Menurut Nurdjana, korupsi adalah perbuatan yang tidak baik, buruk, curang, dapat disuap, tidak bermoral, menyimpang dari kesucian, melanggar norma-norma agama material, mental, dan hukum.
Penyebab Seseorang Melakukan Tindak Korupsi
Tentunya ada berbagai faktor penyebab yang membuat seseorang melakukan tindak korupsi. Berikut adalah penjelasan lengkapnya.
1. Faktor Internal
Sifak tamak atau rakus
Moral yang kurang kuat
Gaya hidup yang cenderung konsumtif
Adanya dorongan dari lingkungan terdekat untuk melakukan korupsi
2. Faktor Eksternal
Sikap kurang sadarnya masyarakat terhadap adanya korupsi
Aspek ekonomi, di mana pendapatan yang tidak mencukupi sehingga menyebabkan seseorang melakukan korupsi.
Aspek politis, di mana korupsi dapat terjadi karena kepentingan politik serta meraih dan juga mempertahankan kekuasaan.
Aspek organisasi yang disebabkan karena kurang adanya keteladanan kepemimpinan, kurang memadai sistem akuntabilitas yang benar, dan lainnya.
Baca Juga: Pengertian Amal Jariah beserta Contohnya
Semoga dengan adanya ulasan di atas, kini seseorang sudah bisa jelaskan pengertian korupsi dan penyebabnya. (Anne)
