Pengertian Mensyukuri Nikmat, Dalil dan Haditsnya dalam Islam untuk Renungan

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian mensyukuri nikmat, dalil dan haditsnya dalam Islam perlu dipahami oleh setiap muslim. Bersyukur adalah salah satu sikap yang perlu diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Islam telah mengajarkan pentingnya menanamkan rasa syukur. Hal ini bisa dipelajari dalam Al-Qur'an maupun hadits yang menjadi pedoman hidup umat muslim di dunia.
Pengertian Mensyukuri Nikmat, Dalil, dan Haditsnya dalam Islam
Pengertian mensyukuri nikmat, dalil dan haditsnya dalam Islam bukan hanya sekadar pengetahuan, melainkan juga perlu diaplikasikan dalam berbagai aspek kehidupan. Penjelasan lengkapnya bisa disimak di bawah ini:
1. Pengertian Mensyukuri Nikmat
Mensyukuri nikmat adalah menanamkan rasa senang kepada Yang Maha Pemberi Kebaikan. Bersyukur artinya mengucapkan rasa terima kasih kepada Allah atas kenikmatan yang telah diberikan. Bersyukur juga diartikan sebagai mengakui kebajikan.
Mengutip buku Aqidah Akhlak untuk Kelas II Madrasah Ibtidaiyah oleh Ahmad Kusaeri (2008), bersyukur dapat menghindarkan diri dari perilaku kufur. Cara bersyukur ada dua, yakni melalui lisan maupun perbuatan.
Bersyukur secara lisan bisa dilakukan dengan mengucap hamdalah dan doa-doa terpuji lainnya. Adapun bersyukur melalui perbuatan bisa dilakukan dengan memanfaatkan segala kenikmatan dengan sebaik mungkin di jalan Allah.
2. Dalil Mensyukuri Nikmat
Ada banyak dalil yang menerangkan tentang mensyukuri nikmat. Salah satu dalil tersebut adalah Al-Quran Surat Ibrahim Ayat 7 yang berbunyi:
(Ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), sesungguhnya azab-Ku benar-benar sangat keras.” (QS. Ibrahim ayat 7)
3. Hadits tentang Mensyukuri Nikmat
Rasulullah Saw. menganjurkan umatnya untuk menanamkan rasa syukur di setiap kesempatan. Salah satu hadits tentang bersyukur yakni sebagai berikut:
“Rasulullah SAW bersabda,”Dua kenikmatan yang kebanyakan manusia tertipu olehnya, yaitu kesehatan dan waktu luang.” (Hadist Ibnu Abbas)
Hadits di atas mengingatkan bagi setiap muslim bahwa ada banyak nikmat sehat dan waktu luang yang sering kali terlupakan. Oleh karena itu, hadits tersebut menyadarkan tentang pentingnya mengucapkan rasa syukur kepada Allah Swt. atas nikmat hidup yang telah diberikan.
Baca juga: Cara Mensyukuri Nikmat yang Telah Diberikan Tuhan Yang Maha Esa dalam Kehidupan
Pengertian mensyukuri nikmat, dalil, dan haditsnya dalam Islam yang dijelaskan di atas menjadi pengingat bagi umat muslim. Dengan begitu, rasa syukur akan selalu tertanam dalam hati, perkataan, maupun perbuatan. (DLA)
