Pengertian Migrasi Penduduk dan Jenis-Jenisnya

ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Migrasi penduduk merupakan salah satu mobilitas atau perpindahan penduduk yang terjadi secara permanen atau sifatnya menetap. Berdasarkan sifatnya yang permanen tersebut, maka mengutip dari laman bpd.go.id (diakses pada 20/10/21), migrasi penduduk tersebut termasuk faktor yang memengaruhi adanya perubahan jumlah penduduk di suatu wilayah.
Migrasi yang dilakukan oleh penduduk umumnya bertujuan untuk mencari kesejahteraan, keamanan, ataupun peruntungan hidup yang lebih baik di wilayah yang baru. Pasalnya aktivitas migrasi tersebut bisa dipengaruhi oleh banyaknya faktor, seperti masalah ekonomi, sosial budaya, atau bahkan didorong oleh pandangan politik tertentu. Adapun salah satu contoh sederhana dari migrasi penduduk tersebut misalnya saja seperti adanya penduduk dari desa yang memutuskan untuk menetap di kota dalam periode yang lama guna mencari pekerjaan yang lebih baik di kota tersebut.
Jenis-Jenis Migrasi Penduduk yang Perlu Diketahui
Mengutip dari buku All New Target Nilai 100 Ulangan Harian, Tim Guru Eduka (2018: 229), migrasi penduduk dibedakan menjadi dua jenis, yakni migrasi internal dan migrasi internasional. Agar kita bisa mengetahui masing-masing jenis migrasi tersebut, maka simaklah penjelasan singkat berikut ini:
Migrasi Internal
Migrasi internal dikenal juga sebagai migrasi nasional, yakni perpindahan penduduk untuk mencari tempat menetap baru yang masih dilakukan di dalam satu negara. Mobilitas penduduk jenis ini juga dikategorikan kembali menjadi 3 jenis, yakni:
Urbanisasi, yaitu perpindahan penduduk dari desa ke kota untuk menetap
Ruralisasi, yaitu perpindahan penduduk dari kota ke desa
Transmigrasi atau perpindahan dari pulau yang berpenduduk banyak ke pulau yang memiliki sedikit penduduk.
Migrasi Internasional
Seperti namanya, migrasi internasional merupakan perpindahan penduduk yang melibatkan negara lain, atau perpindahannya terjadi dari suatu negara ke negara lainnya dengan tujuan mendapatkan tempat tinggal yang baru. Migrasi internasional juga dapat dibagi kembali menjadi 3 jenis, diantaranya:
Imigrasi, yakni masuknya suatu penduduk dari suatu negara ke negara lain untuk menetap
Emigrasi, yaitu keluarnya suatu penduduk dari suatu negara ke negara lain untuk menetap
Remigrasi, yaitu kembalinya penduduk yang melakukan imigrasi ke negara asalnya
Demikianlah ulasan mengenai pengertian migrasi penduduk dan jenis-jenisnya yang perlu dipahami oleh masyarakat. Semoga bermanfaat! (HAI)
