Pengertian Parity Check beserta Jenis-Jenisnya

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam kode biner, terdapat berbagai istilah yang kerap ditemui, salah satunya adalah parity check. Parity check adalah sistem pendeteksi error bit-bit data.
Hal ini sangatlah memudahkan manusia dalam mengetahui kesalahan dalam membuat kode. Sehingga, metode ini mudah digunakan dalam mengirimkan kode.
Pengertian Parity Check
Dikutip dari jurnal Theory in Programming Practice oleh Greg Plaxton (2005), pengertian dari parity check adalah penyandian menggunakan penambahan satu atau lebih bit untuk membuat total jumlah 1 bit menjadi genap (parity genap) atau gasal (parity gasal).
Jika jumlah bit gasal (termasuk bit parity) berubah pada waktu pengiriman, maka bit parity menjadi tidak benar dan mengindikasikan adanya kesalahan pada saat diterima.
Parity Check akan menghasilkan nilai antara 0 dan 1 untuk menunjukkan indikasi kesalahan. Di mana saat hasil = 0, itu berarti bit-bit data yang diterima itu benar, dan jika 1 berarti salah.
Oleh karena itu, bit parity merupakan kode pendeteksi kesalahan (error detecting code), dan bukan merupakan kode pengoreksi kesalahan (error correcting code).
Karena tidak ada cara untuk menentukan bit mana yang keliru. Data harus diabaikan seluruhnya dan mengulangi lagi transmisi dari awal.
Selain itu, bit tambahan berfungsi untuk memastikan bahwa bit-bit data yang dikirim tidak berubah sampai penerima. Untuk memastikannya bit tidak berubah maka dapat menggunakan parity check.
Meski begitu, parity check memiliki kekurangan yakni jumlah kesalahan bitnya harus gasal, jika tidak maka sistem tidak dapat mendeteksi keerroran.
Jenis-Jenis Parity Check
Berdasarkan jumlah bit dengan nilai 1, jenis-jenis parity check terbagi menjadi dua, yakni odd parity dan even parity.
Odd Parity
Odd parity sering disebut dengan parity ganjil. Cara kerja odd parity yakni:
Nilai bit yang akan kita tambahkan dengan Odd Parity ini yaitu dengan melihat banyaknya bit 1 pada bit-bit data.
Jika banyaknya bit 1 berjumlah ganjil, maka nilai bit yang akan ditambahkan adalah 0.
Jika banyaknya bit 1 berjumlah genap, maka nilai bit yang akan ditambahkan adalah 1.
Untuk mencari manual bit yang akan kita tambahkan selain dengan cara di atas, dapat dengan menggunakan gerbang logika X-NOR.
Even Parity
Berbeda dengan odd parity, even parity disebut juga dengan parity genap. Cara kerja even parity yakni:
Nilai bit yang akan kita tambahkan dengan Odd Parity ini yaitu dengan melihat banyaknya bit 1 pada bit-bit data.
Jika banyaknya bit 1 berjumlah genap, maka nilai bit yang akan ditambahkan adalah 0.
Jika banyaknya bit 1 berjumlah ganjil, maka nilai bit yang akan ditambahkan adalah 1.
Untuk mencari manual bit yang akan kita tambahkan selain dengan cara di atas, dapat dengan menggunakan gerbang logika X-OR.
Cara Kerja Parity Check
Setelah mengetahui apa yang dimaksud dengan parity check, lalu bagaimana dengan cara kerjanya?
Pengirim akan menambahkan 1 bit parity pada data, untuk menggambarkan karakteristik dari data tersebut. Cara penambahan bit ini dapat dilakukan secara Odd atau Even Parity.
Dalam proses pentransmisiannya data tadi dikirim bersamaan dan dianggap data dapat terkirim dengan sukses.
Pada terminal penerima data tersebut dibaca dan di dekodisasi (mendefinisikan ulang) dengan cara yang sama seperti saat menentukan nilai parity bit di sisi pengirim.
Hasil dekorasi dibandingkan dengan parity check. Apabila hasil pembaca (dekodisasi) data terkirim sama dengan parity check maka data tersebut dianggap benar.
Apabila diperoleh nilai berbeda antara hasil dekodisasi dengan parity check, maka data dapat dinilai error.
Baca Juga: Sistem Bilangan Biner: Pengertian, Fungsi, dan Cara Kerjanya
Sekarang sudah mengetahui apa yang dimaksud dengan parity check, jenis, hingga cara kerjanya bukan? Semoga penjelasan singkat di atas bermanfaat dan memudahkan dalam membuat kode.(MZM)
