Pengertian Pembelahan Mitosis beserta Tahapannya
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pembelahan mitosis adalah jenis pembelahan sel yang mentransfer informasi tanpa mengubah atau mengurangi jumlah kromosom dari sel induk ke sel anak.
Mengutip dari buku Biologi Pelajaran Biologi untuk SMA/MA, Begot Santoso, (2020:73), waktu untuk proses mitosis tergantung pada jenis organisme dan kondisi temperaturnya.
Tahapan Pembelahan Mitosis
Berikut ini adalah pengertian pembelahan mitosis beserta urutan tahapannya.
1. Profase
Pada tahap ini terjadi perubahan pada nukleus dan sitoplasma. Di dalam nukleus, benang kromatin bergerak merapat dan membentuk kromosom.
Kromosom tersebut melakukan duplikasi menghasilkan dua bagian yang serupa dan masih terhubung yang dikenal sebagai kromatid. Pada fase ini, nukleolus sudah tidak terlihat lagi.
Kemudian di sitoplasma struktur spindel mulai terbentuk. Spindel tersebut tersusun dari mikrotubulus yang memanjang dari sentrosom hingga menjauh menuju kutub lawan.
2. Prometafase
Tahap prometafase dimulai dengan hilangnya membran nukleus. Lalu spindel mulai memasuki nukleus dan mulai berinteraksi dengan kromosom yang semakin padat.
Setiap kromatid hasil duplikasi memiliki struktur kinetokor di sentromernya yang berfungsi sebagai tempat melekatnya spindel.
Spindel yang melekat pada kinetokor dikenal mikrotubulus kinetokor, sementara spindel lainnya berinteraksi dengan spindel dari kutub lain yang disebut mikrotubulus nonkinetokor.
3. Metafase
Pada tahap ini sentrosom sudah terletak di kutub yang berlawanan, sementara kromosom berada di area ekuator yaitu bagian tengah antara kutub.
Sentromer berjajar lurus di kawasan ekuator, di mana lengan kromosom menggantung bebas. Karena berkumpul di tengah, kromosom paling terlihat pada fase metafase.
4. Anafase
Tahap anafase dimulai saat setiap sentromer dari kromosom terpisah. Hal ini membuat kromatid menjadi bebas dan dianggap sebagai kromosom yang utuh.
Masing-masing kromatid bergerak menuju kutub yang berlawanan. Gerakan ini disebabkan oleh memendeknya spindel (mikrotubulus kinetokor).
Pada saat bersamaan, mikrotubulus nonkinetokor tumbuh lebih panjang sehingga kutub semakin menjauh satu sama lain dan sel semakin membesar.
5. Telofase
Pada tahap ini mikrotubulus nonkinetokor terus memanjang. Nukleolus dan membran nukleus juga mulai terbentuk kembali, sementara kromatin pada telofase tetap tidak menggulung.
Di tahap telofase terjadi proses sitokinesis yang merupakan pembagian sitoplasma. Untuk sel hewan, sitokinesis berlangsung melalui invaginasi atau pelekukan membran sel.
Sedangkan pada sel tumbuhan terjadi pembentukan vesikel yang bergabung menjadi pelat yang memisahkan sel menjadi dua sel anak.
6. Interfase
Tahap interfase adalah periode antara dua pembelahan sel yang berturut-turut. Fase ini juga dikenal sebagai fase istirahat.
Namun, sebutan tersebut sebenarnya kurang tepat karena pada fase ini sel sedang memproduksi komponen-komponennya dan mempersiapkan diri untuk pembelahan berikutnya.
Dengan memahami tahapan pembelahan mitosis, manusia bisa lebih mengapresiasi betapa rumitnya proses-proses yang menjaga agar kehidupan berlangsung dengan teratur di tingkat sel. (Dista)
Baca Juga: Soal Gaya Listrik Kelas 12 dalam Pelajaran Fisika

