Pengertian Pola Irama dan Jenis-Jenisnya dalam Musik

ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pola memiliki makna model, sistem, bentuk atau struktur. Sedangkan irama dapat diartikan sebagai susunan antara durasi nada-nada pendek dan panjang yang terus berulang. Dari kedua kata tersebut, pengertian pola irama adalah serangkaian model, bentuk atau struktur ritme yang ada pada suatu komposisi.
Dikutip dari jurnal ilmiah berjudul Struktur dan Pola Irama Kesenian Talempong Botuang di Kenagarian VII Koto Talago Kecamatan Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota oleh Ridho Putra, dkk (2018: 2), pola irama adalah sekumpulan bunyi dengan susunan tertentu dalam satu atau beberapa birama yang hadir secara repetitif dan teratur dalam sebuah lagu.
Dalam penelitian berjudul Teknik Permainan Instrumen dan Pila Irama Musik Jamjaneng di Peniron Pejagoan Kebumen oleh Safrudin Munasep (2016: 13), pola irama terbentuk akibat bunyi ritmis dalam suatu musik yang tidak hanya berasal dai alat musik ritmis, tetapi juga dari alat musik melodis.
Namun utamanya, irama dapat dirasakan melalui bunyi dari alat musik ritmis, sehingga irama musik dapat tetap terasa walaupun melodi lagunya tidak berbunyi atau diam.
Jenis-jenis Pola Irama
Baca juga : Pengertian Pola Irama dan Unsur Musik Lainnya
Ada 7 jenis pola irama yang umumnya digunakan. adapun jenis-jenis tersebut di antaranya sebagai berikut:
Pola irama rata: suatu pola yang memiliki pembagian rata (persamaan atas pulsa)
Pola irama tidak rata: pola ini merupakan kebalikan dari pola irama rata, yang mana pembagian antara pila dan pulsa tidak sama atau tidak rata.
Pola sincope: sincope merupakan jenis pola irama yang tercipta jika ada aksen kuat yang bergerak dari pulsa yang harusnya bertekanan ke pulsa yang tidak berintonasi.
Pola suku bangsa: pola ini memiliki karakteristik yang berhubungan dengan irama musik yang dipakai di suatu daerah dan oleh suku tertentu. Contohnya seperti irama India, Melayu, Arab dan sebagainya.
Pola ostinato: pola irama ini dinyanyikan secara repetitive atau berulang-ulang. Apabila pila yang diulang lebih dari satu jenis, maka pola ini disebut ostinato.
Polirotmik: jenis irama ini memakai pola irama yang bermacam-macam secara serentak. Pola ini akan menghasilkan ritme gabungan yang mengandung satu ketukan kuat dan satu ketukan lemah.
Polimerik: pola irama ini merupakan pola irama yang memakai irama yang berbeda antara satu instrument dengan instrument lainnya.
(DLA)
