Konten dari Pengguna

Pengertian Profesi dan Perbedaannya dengan Profesionalisme

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi orang yang berprofesi sebagai pegawai kantor. https://www.freepik.com/
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi orang yang berprofesi sebagai pegawai kantor. https://www.freepik.com/

Pada pelajaran kelas 4 tema 4 subtema 1 menjelaskan tentang macam-macam pekerjaan. Istilah pekerjaan dikenal orang sebagai mata pencaharian yang ditentukan dengan keahlian dan jenjang pendidikan tertentu. Pekerjaan juga tidak jauh dengan kata profesi. Lantas apa pengertian profesi dan apa bedanya dengan profesionalisme?

Pengertian Profesi dan Perbedaan dengan Profesionalisme

Pengertian profesi adalah pekerjaan, namun tidak semua pekerjaan dapat disebut profesi. Profesi mempunyai karakteristik tersendiri yang membedakannya dengan pekerjaan lainnya. Dikutip dari buku yang berjudul Etika Profesi: Membangun Profesionalisme Diri , Sukarman Purba, ‎Astuti Astuti, ‎Juniyanto Gulo (2020: 8) profesi merupakan segala sesuatu hal yang berkaitan dengan bidang yang sangat dipengaruhi oleh pendidikan dan keahlian. Sehingga profesi adalah suatu jabatan atau pekerjaan yang menuntut keahlian (experties) dari para anggotanya.

Pengertian Profesionalisme

Berbeda dengan profesi, profesionalisme merupakan komitmen para anggota suatu profesi untuk meningkatkan kemampuannya secara terus menerus. Kata “profesionalisme” adalah sebutan yang mengacu kepada sikap mental dalam bentuk komitmen dari para anggota suatu profesi agar senantiasa mewujudkan dan meningkatkan kemampuannya.

Profesionalisme orang-orang dalam mecahkan masalah. https://www.freepik.com/

Ciri-ciri Profesi

  1. Profesi membutuhkan pendidikan dan latihan yang khusus dan memadai, yaitu harus adanya keterampilan yang khusus dalam suatu bidang pekerjaan.

  2. Suatu pekerjaan tersendiri dengan keahlian serta ketrampilan, yaitu ahli dalam satu bidang saja

  3. Menuntut kemampuan kinerja intelaktual yaitu kemampuan yang dibutuhkan untuk dapat melakukan berbagai aktivitas seperti mental, berpikir, menalar, serta memecahkan masalah.

  4. Mempunyai konsekuen yaitu memikul tanggung jawab.

  5. Terdapat sangsi jika melanggar pelanggaran.

  6. Terdapat pengakuan di mata masyarakat.

  7. Memiliki kode etik serta asosiasi profesional.

  8. Mengatur diri dan terkadang mengatur orang lain

  9. Layanan Publik

Organisasi profesi harus bisa mengatur organisasinya sendiri tanpa campur tangan pemerintah.

Diperolehnya dari penghasilan kerja dalam profesinya yang dapat dipertahankan selama berkaitan dengan kebutuhan publik

10. Status dan imbalan yang tinggi

Dari penjelasan di atas dapat diketahu bahwa profesi berbeda dengan pekerjaan biasa. Profesi memerlukan keahlian yang tersendiri yang didapatkan dari pendidikan, keahlian maupun pengalaman yang selama bertahun-tahun. (MZM)