Pengertian Prolog beserta Jenis dan Cara Membuatnya

ยทwaktu baca 1 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Para pembaca novel pasti tidak asing lagi dengan istilah prolog. Prolog adalah bagian pembuka dari suatu karya tulis yang sering digunakan di dalam novel, drama, dan lain sebagainya.
Secara umum, pengertian prolog adalah pengantar naskah yang bisa berupa dialog atau teks berisi penggalan kisah dengan tujuan untuk membuat pembaca atau penonton tertarik dan penasaran untuk membaca atau menonton suatu karya sastra sampai akhir.
Pengertian dan Fungsi Prolog
Dilansir dari buku Terampil Berargumentasi, JS. Kamdhi, (2007:187), prolog berfungsi untuk:
Menarik perhatian pembaca atau penonton, sehingga mereka semakin penasaran dengan isi cerita
Sebagai kata pembuka atau pendahuluan suatu karya sastra agar pembaca atau penonton mengetahui garis besarnya dan tidak bingung
Memperkenalkan para tokoh, konflik, dan sinopsis dari suatu cerita
Jenis-jenis Prolog
Jenis prolog umumnya disesuaikan dengan penyajian lakon, sarana, dan keberadaan naskah. Berdasarkan penyajiannya, prolog bisa dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu:
1. Tragedi
Tragedi adalah jenis drama yang penuh dengan kesedihan. Di sepanjang jalan cerita, pembaca atau penonton akan menyaksikan tokoh utama yang mengalami kegagalan yang umumnya berakhir dengan kedukaan. Prolog di dalam drama tragedi biasanya membocorkan sedikit kesedihan yang ada.
2. Komedi
Komedi adalah jenis drama yang berisi lelucon, sehingga mampu menimbulkan gelak tawa para pembaca atau penonton. Meski begitu, cerita atau drama komedi bukan acara lawak, sehingga masih mengandung unsur drama lainnya seperti konflik dan solusi. Prolog di dalam drama komedi biasanya menyajikan sedikit komedi.
3. Melodrama
Melodrama merupakan jenis drama yang diucapkan dengan iringan melodi atau musik, sehingga tidak jarang para penonton pun ikut bernyanyi di tengah pementasan. Prolog di dalam melodrama tentunya diiringi melodi dengan nada yang sesuai dengan tema cerita.
Cara Membuat Prolog
Prolog yang baik dapat membuat pembaca atau penonton tertarik untuk membaca atau menonton suatu karya sastra. Berikut ini cara untuk membuat prolog:
Mencari bagian dari konflik yang paling menarik supaya pembaca atau penonton semakin penasaran
Menyusun kalimat-kalimat menarik dengan singkat dan sederhana supaya pembaca mudah memahami cerita itu dan tidak terlanjur lelah saat membaca atau menonton prolog
Menyesuaikan prolog berdasarkan jenis naskah
Buat prolog yang sama sekali tidak terikat dengan satu pun bab di dalam cerita
Oleh karena itu, prolog adalah bagian yang harus ada di dalam setiap karya tulis. Selamat membuat prolog!(BRP)
