Pengertian Proyeksi Piktorial dan Ortogonal

ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Proyeksi piktorial adalah cara menampilkan gambar benda mendekati bentuk aslinya. Selain proyeksi piktorial, pada gambar teknik juga dikenal proyeksi ortogonal. Teknik-teknik tersebut harus dipahami agar bisa digunakan saat menggambar.
Proyeksi sangat penting dan digunakan untuk berbagai tujuan. Proyeksi dapat digunakan dalam buku pelajaran agar siswa semakin mudah untuk memahami materi.
Pengertian Proyeksi Piktorial
Mengutip dari Gambar Teknik Otomotif untuk SMK/MAK Kelas X, Fathun (2020:97), proyeksi merupakan gambar bayangan suatu benda yang asalnya dari benda atau imajiner yang dituangkan dalam bidang gambar berdasarkan cara tertentu.
Sementara itu, proyeksi piktorial adalah cara menampilkan gambar benda mendekati bentuk dan ukuran sebenarnya secara tiga dimensi dengan pandangan tunggal. Proyeksi piktorial dikategorikan menjadi jenis-jenis sebagai berikut.
1. Proyeksi Aksonometri
Proyeksi aksonometri dibagi lagi menjadi beberapa bentuk, yaitu isometri, dimetri, dan trimetri. Berikut adalah penjelasannya.
Isometri: merupakan jenis proyeksi yang menampilkan objek dalam gambar dengan akurat yang panjang sumbunya menggambarkan ukuran objek sebenarnya.
Dimetri: merupakan perbaikan serta penyempurnaan dari proyeksi isometri.
Trimetri: merupakan jenis proyeksi yang memiliki skala pendekatan tiga sisi dan tiga sudut tidak sama. Proyeksi jenis ini berpatokan pada besar sudut antara sumbu-sumbu dan panjang garis sumbu.
2. Proyeksi Miring (Oblique)
Proyeksi miring adalah proyeksi gambar yang garis pada proyeksinya tidak tegak lurus terhadap bidang proyeksi melainkan membentuk sudut miring.
3. Proyeksi Perspektif
Proyeksi perspektif adalah jenis proyeksi yang memiliki kesan visual mirip dengan gambar aslinya.
Pengertian Proyeksi Ortogonal
Dikutip dari Dasar Perancangan dan Desain Engineering, Arendra (2021:35), pengertian proyeksi ortogonal adalah tampilan sebuah gambar berupa dua dimensi yang mempunyai beberapa pandangan. Proyeksi ini juga kerap disebut sebagai pandangan jamak.
Proyeksi ortogonal dikelompokkan menjadi dua jenis, yakni proyeksi Eropa dan Amerika. Simak penjelasan berikut.
1. Proyeksi Eropa
Proyeksi Eropa adalah proyeksi yang memiliki posisi dan garis pandang terbalik. Proyeksi jenis ini juga disebut sebagai proyeksi kuadran I (pertama) atau proyeksi sudut pertama.
2. Proyeksi Amerika
Proyeksi Amerika adalah jenis proyeksi yang memiliki bidang sama dengan garis pandang. Proyeksi ini kerap disebut sebagai proyeksi kuadran III atau proyeksi sudut ketiga.
Baca juga: Fungsi Standar Gambar Teknik dan Jenisnya
Jadi, proyeksi piktorial adalah cara untuk menampilkan gambar benda mirip dengan bentuk dan ukuran sebenarnya secara tiga dimensi dan memiliki pandangan tunggal. Pelajari juga jenis-jenis proyeksi piktorial dan ortogonal agar semakin menguasai materi ini. (KRIS)
