Pengertian Riba Qardi beserta Contoh dan Dalil tentang Larangan Riba

Konten dari Pengguna
18 Maret 2022 19:36
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi artikel Pengertian Riba Qardi beserta Contoh dan Dalil tentang Larangan Riba. Sumber: pexels.com/Breakingpic
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi artikel Pengertian Riba Qardi beserta Contoh dan Dalil tentang Larangan Riba. Sumber: pexels.com/Breakingpic
ADVERTISEMENT
Riba adalah sesuatu yang dilarang dalam ajaran Islam. Secara bahasa, Riba berasal dari kata rabaa-yarbuu yang berarti "tumbuh dan bertambah". Lalu apa yang dimaksud riba qardi?
ADVERTISEMENT
Menurut buku Ada Apa dengan Riba? oleh Ammi Nur Baits (2016: 3-4), secara istilah riba memiliki 2 makna, yaitu:
  1. Riba dalam makna yang luas berarti semua transaksi jual beli yang dilarang oleh syariat.
  2. Dalam arti sempit, kita fokus pada makna tambahan, yang dapat kita rinci sebagai berikut:
  • Tambahan karena penundaan pembayaran utang, disebut Riba Dain.
  • Tambahan karena perbedaan kuantitas, disebut Riba Fadhl.
  • Tambahan dalam perbedaan waktu penyerahan untuk tukar menukar benda ribawi, disebut Riba Nasiah.
Ada pula Riba yang disebut Riba Qardi. Dalam artikel berikut ini kita akan mengenal apa itu Riba Qardi serta dalil mengenai larangan Riba.
Ilustrasi artikel Pengertian Riba Qardi beserta Contoh dan Dalil tentang Larangan Riba. Sumber: pexels.com/Olia Danilevich
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi artikel Pengertian Riba Qardi beserta Contoh dan Dalil tentang Larangan Riba. Sumber: pexels.com/Olia Danilevich

Pengertian Riba Qardi

Menurut buku Bisnis Berbasis Syariah oleh Jubaidi., S.E., M.E, dkk (2022: 101-102), istilah Riba Qardi adalah bentuk hutang piutang atau pinjaman dengan syarat ada tambahan atau keuntungan bagi yang memberi pinjaman. Contoh: Si A memberikan pinjaman uang Rp 10.000 kepada si B dengan syarat si B harus mengembalikan sebesar Rp 11.000.
ADVERTISEMENT
Dampak dari riba adalah dapat menimbulkan pemerasan pada pihak miskin. Seseorang yang mempunyai modal tinggi tidak menyalurkan terhadap usaha yang mampu menghasilkan, namun malah menyalurkannya ke dalam kredit yang berbunga dan tidak mampu produktif, hal ini malah akan menyebabkan bangkrutnya suatu usaha.
Dalil mengenai larangan riba di antaranya adalah Surat Al Baqarah ayat 276 dan 278 yang berbunyi sebagai berikut:
Surat Al Baqarah ayat 276
Yam-haqullahur-riba wa yurbis-sadaqat, wallahu la yuhibbu kulla kaffarin asim
Artinya: "Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran, dan selalu berbuat dosa." (QS. Al Baqarah ayat 276).
Surat Al Baqarah ayat 278
Ya ayyuhallazina amanuttaqullaha wa zaru ma baqiya minar-riba ing kuntum mu'minin
ADVERTISEMENT
Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman." (QS. Al Baqarah ayat 278).
Ilustrasi artikel Pengertian Riba Qardi beserta Contoh dan Dalil tentang Larangan Riba. Sumber: pexels.com/Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi artikel Pengertian Riba Qardi beserta Contoh dan Dalil tentang Larangan Riba. Sumber: pexels.com/Pixabay
Itulah penjelasan tentang pengertian Riba Qardi serta dalil mengenai larangan riba. Semoga dapat menambah wawasan.(IND)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020