Pengertian Satwa Harapan dan Contoh Pelestariannya

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian satwa harapan erat kaitannya dengan perternakan. Upaya ini berkaitan dengan adanya perluasan jenis hewan ternak yang diusahakan untuk diambil hasilnya.
Dalam memahami satwa harapan, ada baiknya kita mengetahui pengertian dari hewan ternak, yang artinya adalah hewan yang dipelihara untuk kemudian dimanfaatkan untuk kepentingan sumber hasil perternakan.
Dikutip dari buku Teknologi Hasil Ternak (1:2020), sumber hasil ternak meliputi ternak pedaging, ternak perah, ternak unggas dan ternak petelur. Masing-masing kelompok terdiri atas banyak jenis ternak. Selanjutnya kita bisa mengetahui tentang satwa harapan.
Pengertian Satwa Harapan dan Contoh Pelestariannya
Apa itu pengertian satwa harapan dan bagaimana cara pelestariannya. Simak dalam ulasan berikut:
1. Pengertian satwa harapan
Pengertian satwa harapan, mengutip dari website Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), satwa harapan adalah segala jenis hewan yang diharapkan mampu menghasilkan bahan baku, jasa atau manfaat ekonomis maupun non-ekonomis lainnya ketika dipelihara atau diternakkan. Singkatnya, satwa harapan ialah berternak dengan cara memelihara selain hewan ternak pada umumnya. Hal ini bisa saja hewan liar yang kita ternak.
2. Ciri satwa harapan
Ciri-cirinya terbagi menjadi 2 yakni satwa harapan tak bertulang belakang dan satwa harapan bertulang belakang. Contoh cacing tanah, jangkrik, lebah maduh dan sebagainya.
Satwa harapan bertulang belakang:
Rangka tubuh terletak di luar.
Susunan saraf terletak di bawah sistem pencernaan.
Multiseluler.
Sistem ekskresi masih sangat sederhana.
Simetri tubuh bilateral dan radial.
Satwa harapan tak bertulang belakang
Jenis unggas adalah jenis satwa harapan yang memiliki alat gerak berupa sayap dengan jenis makanan berupa biji-bijian, larva serangga, atau buah. Contoh: burung lovebird, burung jalak dsb.
Jenis reptil di antaranya adalah kura-kura, tokek, kadal, dan sebagainya.
Jenis mamalia adalah jenis satwa harapan yang memiliki alat gerak berupa kaki. Ciri hewan mamalia juga menyusui anaknya dan berkembang biak dengan cara beranak. Contoh: tikus, kelinci, dan sebagainya.
3. Cara budidaya
Budidaya satwa harapan dilakukan dengan cara-cara khusus sesuai dengan kebutuhan hasil ternak yang diharapkan. Jika kita misalnya berternak kelinci, yang dimanfaatkan bisa saja adalah dagingnya yang berfungsi sebagai solusi memakan daging selain daging ayam dan daging sapi.
Budidaya satwa harapan dapat menghasilkan ternak berupa, produk yang berdaya ekonomi, misalnya daging, minyak, kulit, atau sebagai hiasan untuk souvenir atau kerajinan tangan. (ANG)
