Konten dari Pengguna

Pengertian Stoikiometri dan Jenis-Jenisnya

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian stoikiometri adalah. Foto hanya ilustrasi. Sumber foto: Unsplash/Vedrana Filipović
zoom-in-whitePerbesar
Pengertian stoikiometri adalah. Foto hanya ilustrasi. Sumber foto: Unsplash/Vedrana Filipović

Pengertian stoikiometri adalah ilmu kimia yang mempelajari kuantitas yang terdapat di dalam suatu zat. Perhitungan stoikiometri dikerjakan dengan menyatakan kuantitas yang diketahui dan yang tidak diketahui.

Terdapat beberapa konsep yang harus diketahui ketika mempelajari stoikiometri. Mulai dari massa atom relatif, massa molekul relatip, konsep mol, dan molaritas, semua harus dipahami.

Pengertian Stoikiometri

Pengertian stoikiometri adalah. Foto hanya ilustrasi. Sumber foto: Pexels/RF._.studio

Dikutip dari buku Kimia Dasar Jilid 1 Edisi 3, Chang (2005: 81), pengertian stoikiometri adalah ilmu yang mempelajari kuantitas produk dan reaktan dalam reaksi kimia. Dalam stoikiometri, ada yang namanya massa atom relatif (Ar).

Massa Atom Relatif adalah perbandingan massa satu atom dengan 1 atau 12 kali massa dari isotop karbon-12 (C-12). Ada juga, massa molekul relatif, konsep mol, dan molaritas.

Massa molekul relatif merupakan massa yang digunakan untuk mencari perbandingan massa dari satu molekul senyawa dengan 1 atau12 kali massa C-12. Sedangkan, konsep mol menyatakan satu mol suatu zat mengandung 6,02 x 10²³ partikel.

Hubungan antara mol dengan jumlah partikel telah ditetapkan sesuai dengan hipotesis avogadro. Lalu, molaritas adalah jumlah mol zat larut pada satu liter larutan. Molaritas ini kerap dikaitkan dengan stoikiometri larutan. Molaritas memiliki rumus M = n/V.

Jenis-jenis Stoikiometri

Pengertian stoikiometri adalah. Sumber foto: Unsplash/Alex Kondratiev

Stoikiometri terdiri dari beberapa jenis. Setidaknya terdapat tiga macam stoikiometri di dalam ilmu Kimia. Mulai dari stoikiometri reaksi, komposisi, hingga gas. Berikut jenis-jenis stoikiometri yang perlu diketahui.

1. Stoikiometri Reaksi

Stoikiometri reaksi adalah stoikiometri yang mempelajari tentang hubungan jumlah zat yang ada di dalam suatu reaksi kimia. Stoikiometri reaksi umumnya digunakan untuk menyetarakan persamaan suatu reaksi.

2. Stoikiometri Komposisi

Stoikiometri komposisi adalah stoikiometri yang mempelajari tentang hubungan jumlah zat antar unsur di dalam senyawa. Stoikiometri jenis ini digunakan untuk memberikan gambaran mengenai Nitrogen dan Hidrogen yang berubah menjadi amonia kompleks.

3. Stoikiometri Gas

Stoikiometri gas adalah stoikiometri yang mempelajari mengenai seluruh reaksi kimia yang terdapat gas di dalamnya. Dalam konsep stoikiometri gas, gas yang terdapat pada suhu, tekanan, dan volume tertentu adalah gas yang ideal.

Baca juga: 15 Contoh Unsur Senyawa dalam Kimia

Sekarang, para pembaca telah mengetahui bahwa pengertian stoikiometri adalah ilmu kimia yang mempelajari kuantitas terdapat di dalam suatu zat. Semoga penjelasan di atas dapat menambah wawasan para pembaca dalam pelajaran Kimia! (Gin)