Pengertian Tasamuh, Dalil, dan Contohnya

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebagai seorang muslim yang baik, patutlah bagi kita untuk menjaga sikap tasamuh. Sebagian dari Anda mungkin belum pernah mendengar atau membaca istilah tersebut. Berikut ini ulasan tentang pengertian tasamuh, dalil dan contoh-contoh yang menyertainya.
Pengertian Tasamuh, Dalil, dan Contohnya
Dilansir dari buku Akidah Akhlak kelas XII, Kementerian Agama (2019:32), tasamuh ialah sikap akhlak terpuji di dalam pergaulan, di mana ada rasa saling menghargai antara sesama manusia di dalam batas-batas yang digariskan agama Islam.
Jadi, makna dari istilah itu sendiri adalah bersikap menerima dan damai terhadap setiap keadaan yang dihadapi, seperti saling menghormati hak dan kewajiban antar agama.
Dalil
Anjuran ini tentu didasarkan pada beberapa dalil berikut:
1. Surat Al-Kafirun ayat 1-6 yang berarti:
"Katakanlah: "Hai orang-orang kafir, Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah; Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang Aku sembah; Dan Aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah; Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang Aku sembah; Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku."
2. Surat Ali Imran ayat 20 yang berarti:
"Kemudian jika mereka membantah engkau (Muhammad) katakanlah, "Aku berserah diri kepada Allah dan (demikian pula) orang-orang yang mengikutiku." Dan katakanlah kepada orang-orang yang telah diberi Kitab dan kepada orang-orang buta huruf, "Sudahkah kamu masuk Islam?" Jika mereka masuk Islam, berarti mereka telah mendapat petunjuk, tetapi jika mereka berpaling, maka kewajibanmu hanyalah menyampaikan. Dan Allah Maha Melihat hamba-hamba-Nya."
3. Surat Al-Baqarah ayat 256 yang berarti:
“Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); Sesungguhnya Telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, Maka Sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus dan Allah Maha mendengar lagi Maha Mengetahui.”
Contoh
Contoh sikap dan perilaku itu di dalam kehidupan sehari-hari adalah:
Menghentikan rapat atau acara sementara, karena tiba waktu salat
Tidak menyalakan klakson kendaraan saat melewati tempat ibadah
Turut menjaga ketertiban dan keamanan saat umat agama lain merayakan hari rayanya
Memberikan waktu untuk libur bagi karyawan yang sedang merayakan hari raya
Menghormati pendapat orang lain tentang penafsiran dan pemahaman suatu masalah
Tidak makan di sembarang tempat pada siang hari selama bulan puasa
Demikianlah pengertian, dalil, dan contoh tasamuh di dalam kehidupan sehari-hari. Jangan lupa dipraktikkan, yah. (BR)
