Pengertian Teks Nonfiksi, Ciri-ciri, dan Jenis-jenisnya

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam suatu karya penulisan, kita mengenal adanya teks fiksi, dan juga teks nonfiksi. Teks fiksi murni lahir dari imajinasi penulis, dan tidak membutuhkan pembuktian lebih lanjut dengan menggunakan penelitian ilmiah, dan tidak memerlukan sumber penulisannya. Sedangkan teks nonfiksi tentunya berbeda. Apa maksudnya?
Pengertian Teks Nonfiksi, Ciri-ciri, dan Jenis-jenisnya
Dalam buku Teori Pengkajian Fiksi, Burhan Nurgiantoro (2018:2) mengemukakan, bahwa karya sastra dibagi menjadi dua, yakni karya sastra nonfiksi dan fiksi. Pengertian karya sastra nonfiksi merupakan karya sastra yang dituliskan berdasarkan kajian keilmuan dan atau pengalaman, sedangkan karya sastra fiksi merupakan cerita rekaan atau cerita khayalan dari penulis semata. Bagaimana dengan teks nonfiksi?
Dikutip dari buku Strategi Know-Want To Know-Learned Dan Strategi Direct Reading Thinking Activity Dalam Pembelajaran Pendidikan Dasar, Prasetya Andika Wijaya , Prof.Dr. Joko Sutarto, M.Pd. , Prof.Dr. Ida Zulaeha, M.Hum. (2021:xiii), teks nonfiksi adalah teks yang berisi informasi berdasarkan fakta atau kenyataan. Teks nonfiksi dapat ditemukan dalam artikel surat kabar atau majalah, laporan karya ilmiah, atau biografi.
Teks Nonfiksi terbagi menjadi dua jenis, antara lain:
Teks Nonfiksi murni
Pada teks nonfiksi murni, pengembangan tulisan berdasarkan data-data yang asli dan otentik, berdasarkan penelitian, dan memiliki bukti pendukung yang jelas.
Contoh teks nonfiksi murni adalah makalah, karya ilmiah, skripsi, thesis, biografi, dan jurnal.
Teks non fiksi kreatif
Pada teks nonfiksi kreatif, tulisan berdasarkan sumber yang otentik, namun kemudian dikembangkan berdasarkan imajinasi penulis. Salah satu karya teks nonfiksi kreatif yang terkenal adalah novel Da Vinci Code karya Dan Brown yang memadukan fakta dan sejarah dengan kisah imajinatif yang menarik di dalamnya.
Teks nonfiksi biasanya memiliki ciri-ciri berikut ini:
Ide yang disusun secara jelas, logis dan sistematis
Menyajikan informasi berdasarkan fakta yang ada
Sumber rujukan yang jelas dan dapat dipertanggung jawabkan
Merupakan penemuan baru, atau bersifat menyempurnakan penemuan terdahulu
Memiliki tujuan penelitian yang jelas
Dilengkapi dengan analisis dan interpretasi intelektual penulis
Sedangkan karakteristik teks nonfiksi, memuat beberapa hal seperti berikut:
Berisi penjelasan tentang suatu hal atau objek tertentu yang faktual
Penjelasan berupa fakta ataupun gagasan
Dapat dilengkapi dengan gambar-gambar seperti grafik, tabel, infografis, atau diagram.
Bahasa yang digunakan dalam teks nonfiksi menggunakan bahasa denotatif, atau bahasa dalam makna yang sebenarnya, agar pembaca bisa memahami isinya dengan mudah.
Teks nonfiksi dibuat berdasarkan pengamatan dan penelitian dari data sebenarnya, dan didukung oleh sumber rujukan yang valid, sehingga bisa dijadikan sumber referensi oleh pembaca.(IJS)
