Konten dari Pengguna

Pengertian Tim Afirmasi dalam Kegiatan Debat

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 5 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi tim afirmasi dalam debat. Sumber: www.unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tim afirmasi dalam debat. Sumber: www.unsplash.com

Kegiatan debat merupakan kegiatan untuk mempertahankan sebuah argumentasi yang dilakukan oleh tim afirmasi melawan tim oposisi dengan dipimpin oleh seorang moderator. Tim afirmasi adalah salah satu bagian penting dalam kegiatan ini.

Debat sendiri merupakan sebuah kegiatan untuk bertukar pendapat dan mempertahankan pendapat masing-masing mengenai suatu isu. Tujuan dari debat adalah untuk mengeksplorasi alasan-alasan tiap sudut pandang agar dapat dimengerti secara persuasif.

Tak hanya beradu omongan, debat memiliki peraturan serta tata acara yang jelas dan logis agar tidak menimbulkan suatu pertengkaran. Sebaliknya, tujuan debat adalah untuk mengeksplorasi alasan dari berbagai perspektif masyarakat.

Pengertian Tim Afirmasi dalam Kegiatan Debat

Ilustrasi tim afirmasi dalam debat. Sumber: www.unsplash.com

Biasanya dalam suatu perdebatan, terdapat dua tim yang saling berseberangan yaitu tim afirmasi dan tim oposisi. Pengertian dari tim afirmasi adalah tim yang mendukung suatu argumen atau mosi.

Menurut buku Pembelajaran Debat karya Muhammad Zein Iqbal Suherwin dan Herly Dayanti (2020: 40), pihak pendukung ini merupakan pihak yang pro dari mosi debat yang diberikan.

Tim afirmasi ini harus mempertahankan sebuah argumen dalam bentuk alasan, pernyataan, bukti, maupun kesimpulan. Dalam hal ini argumen adalah tanggapan atas sebuah mosi.

Mosi merupakan topik atau pernyataan yang menentukan isi dan arah dari suatu debat. Nantinya tanggapan dari argumentasi tersebut akan berupa sebuah sanggahan. Sanggahan sendiri merupakan respon dari tim lawan yang terelaborasi.

Tim afirmasi sendiri harus menghadapi tim oposisi atau kelompok dan pihak yang menentang sebuah mosi. Nantinya kedua tim harus menyampaikan argumen dan sanggahan secara logis dan terstruktur. Jalannya perdebatan ini akan dipimpin oleh seorang moderator.

Kegiatan debat sendiri memiliki banyak manfaat bagi para pelajar dan mahasiswa, antara lain:

  • Ajang melatih keberanian dalam berargumentasi secara sopan dan terstruktur di hadapan umum.

  • Menanggapi argumen orang lain.

  • Meningkatkan kemampuan merespons suatu masalah atau isu.

  • Menambah pemahaman teori yang berhubungan dengan materi dari mosi yang dibahas.

Pengertian Teks Debat

Ilustrasi menyusun teks debat. Foto: Pexels

Teks debat adalah suatu teks yang berisi adu argumentasi antara dua pihak atau lebih, baik itu perseorangan atau kelompok dalam mendiskusikan dan memutuskan masalah serta perbedaan.

Dikutip dari Menulis Teks Debat oleh Iis Siti Salamah Azzahra (2020: 6), teks debat merupakan satuan berbagai argumen dari beberapa sudut pandang yang pro dan kontra terhadap topik yang dibahas untuk mencapai suatu keputusan.

Ragam bahasa yang digunakan dalam teks debat adalah kaidah kebahasaan ilmiah yang harus memenuhi ciri-ciri berikut ini:

  • Sesuai dengan kaidah bahasa baku, baik kaidah tata ejaan maupun tata bahasa (pembentukan kata, frasa, klausa, kalimat, dan paragraf).

  • Ide yang diungkapkan harus benar sesuai dengan fakta dan dapat diterima akal sehat (logis), harus tepat, serta hanya memiliki satu makna, padat, langsung menuju sasaran, runtun, dan sistematis.

  • Kata yang dipilih memiliki denotatif.

Selain itu, karena debat termasuk salah satu turunan teks eksposisi, maka sebagian kaidah kebahasaan teks eksposisi pun berlaku, di antaranya:

  • Menggunakan kata peristilahan atau kata teknis yang berkenaan dengan topik pembahasan.

  • Banyak menggunakan kata-kata konjungsi yang menunjukkan hubungan argumentasi atau kausalitas. Misalnya, kata sebab, karena, jika, dengan demikian, oleh karena itu, dan akibatnya.

  • Menggunakan kata-kata kerja mental, seperti memprihatinkan, diharapkan, memperkirakan, menduga, dan berpendapat.

Ciri-Ciri Debat

Ilustrasi pelaksanaan debat. Foto: Pexels

Kegiatan debat memiliki ciri-ciri yang berfungsi agar mudah dikenali. Adapun ciri-ciri debat adalah sebagai berikut.

  • Terdapat dua sudut pandang atau kelompok, yaitu afirmatif (pihak pro dengan topik) dan oposisi (pihak yang kontra dengan topik).

  • Terdapat proses saling mempertahankan pendapat antara kedua pihak.

  • Terdapat adu argumen yang bertujuan untuk mempertahankan pendapat dan memperoleh kemenangan.

  • Terdapat pihak penengah yang biasa dilakukan oleh moderator.

  • Sesi tanya jawab bersifat terbatas dan bertujuan untuk menjatuhkan pihak lawan.

Baca Juga: Struktur Teks Debat Beserta Unsur dan Etika Penyampaiannya

Unsur-Unsur Debat

Ilustrasi kegiatan debat. Foto: Pixabay

Dalam debat, ada unsur-unsur yang menyertai dan harus dipenuhi agar kegiatan debat dapat dilakukan. Dirangkum dari Debat: Sebuah Keterampilan dan Seni Berbicara oleh E. Y. Wimala, dkk., (2021: 11-14), adapun unsur-unsur debat adalah sebagai berikut.

1. Mosi

Mosi adalah topik yang diperdebatkan yang menggunakan kalimat opini dan mengandung hal-hal yang bersifat kontroversial. Adanya mosi sangat penting dalam sebuah debat karena terdapat pihak yang pro dan kontra.

Mosi berperan sebagai tonggak sebuah perdebatan karena mosi inilah yang nantinya akan didukung oleh argumen-argumen dari tim afirmatif atau positif dan akan ditentang serta dibantah oleh argumen-argumen tim oposisi atau negatif.

2. Tim

Unsur tim dalam debat terbagi menjadi tiga macam, yaitu:

  1. Tim afirmatif, yaitu tim yang menyetujui terhadap mosi yang disampaikan. Tim ini sebagai salah satu tim pendebat yang saling berkompetisi.

  2. Tim oposisi, yaitu tim yang tidak setuju atau menentang mosi yang disampaikan. Tim ini juga sebagai salah satu tim pendebat yang saling beradu argumen.

  3. Tim netral, yaitu tim yang memberikan argumen dari dua sisi, baik dukungan maupun sanggahan terhadap mosi. Mereka biasanya menyampaikan solusi atau jalan tengah atas perdebatan.

3. Partisipan

Unsur partisipan dalam debat terbagi menjadi empat macam, yaitu:

  1. Juri, yaitu orang yang menentukan pemenang debat. Dalam menguji isi debat, juri melihat unsur logika, relevansi, konsistensi argumen, dan sanggahan pendebat.

  2. Moderator, yaitu orang yang bertugas memimpin dan memandu jalannya debat, membacakan tata tertib debat, memperkenalkan pembicara dalam debat, dan menyampaikan mosi yang dibicarakan dalam debat.

  3. Notulen, yaitu orang yang mencatat jalannya debat dan membuat kesimpulan pelaksanaan debat.

  4. Peserta debat, yaitu sekelompok orang yang menjadi saksi proses berjalannya debat. Dalam beberapa debat, peserta nantinya berhak menentukan keputusan akhir melalui pemungutan suara bersama juri debat.

(AGI & SFR)

Frequently Asked Question Section

Apa itu teks debat?
chevron-down

Teks debat adalah suatu teks yang berisi adu argumentasi antara dua pihak atau lebih, baik itu perseorangan atau kelompok dalam mendiskusikan dan memutuskan masalah serta perbedaan.

Apa itu tim oposisi dalam debat?
chevron-down

Tim oposisi yaitu tim yang tidak setuju atau menentang mosi yang disampaikan. Tim ini juga sebagai salah satu tim pendebat yang saling beradu argumen.

Apa saja unsur partisipan dalam debat?
chevron-down

Unsur partisipan dalam debat terbagi menjadi empat macam, yaitu juri, moderator, notulen, dan peserta debat.