Pengertian Yaumul Barzakh dan Dalilnya dalam Ajaran Islam

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian Yaumul barzakh masih menjadi hal yang belum familiar di kalangan umat Muslim. Padahal wawasan ini penting untuk dipahami karena berkaitan dengan masa depan di akhirat nanti.
Yaumul barzakh atau Alam barzakh merupakan salah satu fase kehidupan yang harus dilewati setelah kematian. Agar semakin memahami istilah ini, penting sekali memahami pengertian beserta dalilnya.
Pengertian Yaumul Barzakh
Mengutip buku Siapakah Sesungguhnya Golongan Ahlussunnah wal Jamaah, Idik Saeful Bahri (20230), pengertian Yaumul barzakh dalam agama Islam adalah alam kubur yang membatasi dunia dan akhirat. Alam ini menjadi tempat persinggahan makhluk untuk sementara hingga dibangkitkan pada hari kiamat.
Jadi, Yaumul barzakh adalah tahapan kehidupan setelah kematian yang pertama. Seperti yang diketahui, ada beberapa tahapan kehidupan manusia setelah meninggal.
Sebut saja alam barzakh, Yaumul mahsyar, Yaumul ba’ats, Yaumul hisab, Yaumul mizan, dan Yaumul jaza. Setiap tahapan tersebut harus dilalui oleh semua manusia tanpa terkecuali.
Setelah meninggal, manusia akan bertemu, ditanya, dan diperiksa oleh malaikat Munkar dan Nakir di alam kubur. Pertanyaan yang diajukan, yakni tentang segala amal dan perbuatan yang dilakukan selama dunia.
Dalil Yaumul Barzakh
Allah Swt. telah menerangkan dalam Al-Quran tentang fase kehidupan sesudah kematian di Yaumul Barzakh. Beberapa ayat tersebut bisa disimak di bawah ini.
1. Surat Al Mu'minun Ayat 99-100
Saat hari kematiannya tiba, orang-orang kafir akan memohon kepada Allah untuk dibangkitkan kembali di dunia agar bisa bertobat. Terjemahan ayat tersebut, yakni sebagai berikut.
“(Demikianlah Keadaan orang-orang kafir itu), hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, Dia berkata: "Ya Tuhanku kembalikanlah aku (ke dunia). Agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah Perkataan yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada pemisah sampal hari mereka dibangkitkan.” (QS. Al-Mu’minun: 99-100)
2. Ghafir (Al-Mukmin) Ayat 46
Al-Qur’an menerangkan bahwa di alam akhirat terdapat neraka yang menjadi tempat pembalasan paling kejam bagi manusia yang berdosa. Bunyi ayat tersebut, yakni sebagai berikut.
“Kepada mereka dinampakkan neraka pada pagi dan petang, dan pada hari terjadinya Kiamat. (Dikatakan kepada malaikat): “Masukkanlah Fir’aun dan kaumnya ke dalam azab yang sangat keras”. (QS.Ghafir (Al-Mukmin) Ayat 46)
3. Al-An’am Ayat 93
Sakaratul maut adalah proses peralihan dari alam dunia ke alam akhirat. Allah Swt. berfirman:
“Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat di waktu orang-orang yang zalim berada dalam tekanan sakratul maut, sedang para malaikat memukul dengan tangannya, (sambil berkata): “Keluarkanlah nyawamu” Di hari ini kamu dibalas dengan siksa yang sangat menghinakan, karena kamu selalu mengatakan terhadap Allah (perkataan) yang tidak benar dan (karena) kamu selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayat-Nya.” (QS. Al-An’am Ayat 93)
Baca juga: Dalil Alquran Tentang Ganjaran Mati Syahid Dan Keutamaannya
Pengertian Yaumul barzakh dan dalilnya yang dijelaskan di atas bisa dijadikan renungan. Dengan begitu, umat Muslim akan senantiasa mengingat kematian dan lekas bertobat kepada Allah. (DLA)
